Suara.com - Khawatir dengan penyakit menular seksual seiring dengan makin banyaknya anak muda ‘bercinta’ tanpa menggunakan kondom, sebuah yayasan di Norwegia punya cara cukup sinting untuk berkampanye pencegahan.
Mereka menyewa tenaga pelajar dan mahasiswa menggunakan kostum penis raksasa untuk berkeliling dan mendekati sejumlah pasangan di taman-taman.
Mereka memperagakan penis yang ejakulasi dengan menembakkan bom kertas metalik dari sebuah lubang kostum penis di atasnya.
Philip van Eck (19), yang mendapat pekerjaan sebagai ‘penis rakasasa’ menyebutnya sebagai hal yang unik dan bisa menarik perhatian agar pasangan menggunakan kondom dan bahaya penyakit menular seksual.
Dia terpilih menjadi salah satu pengguna kostum karena tinggi badannya yang lebihd dari 170 sentimeter.
“Kupikir ini sesuatu yang lucu dan menggelikan,” katanya.
“Kalau saya bisa melakukan hal baik untuk orang lain, hanya menjadi penis, maka tidak ada yang lebih baik dari itu,” ujar Philip lagi.
Kampanye ini snegaja difilmkan dan dalam sekejap mendapat perhatian luar biasa di Norwegia.
“Tiba-tiba, sejumlah orang mau menyentuh penis dan berfoto, saya hampir merasa seperti dilecehkan,” serunya sambil berguyon.
Seperti dilansir dari Dailystar, penggunaan kondom di Norwegia sangat rendah dibandingkan dengan negara tetangganya Swedia, Denmark dan Finlandia.
“Seks seharusnya menyenangkan, menarik dan sedikit nakal. Kami ingin kampanye juga merefleksiakan hal itu,” kata Pernile Berg dari agensi iklan yang ikut terlibat dalam kampenye itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian