Suara.com - Tim bulu tangkis junior Indonesia akan menghadapi tim tuan rumah Thailand dalam putaran perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2015 di Bangkok, Thailand, Selasa (30/6/2015).
"Peluang kami untuk menang lebih besar jika kami bertemu tim Thailand dibanding bertemu tim Jepang pada perempat final," kata Manajer Tim Indonesia dalam Kejuaraan Junior Asia Umar Djaidi seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diterima Antara di Jakarta, Senin (29/6/2015) malam.
Meski tim Indonesia lebih diunggulkan menang pada putaran perempat final, Umar mengaku kepercayaan diri tim Thailand sebagai tuan rumah akan tetap diwaspadai.
"Memang sebagai tuan rumah, tim Thailand mungkin lebih percaya diri dan mendapat dukungan penonton. Akan tetapi, kemampuan para atlet kami tidak gampang timpang. Kami tetap optimistis menang," kata Manajer asal klub Mutiara Cardinal Bandung itu.
Tim Indonesia, lanjut Umar, masih menyusun atlet-atlet yang akan berlaga pada putaran perempat final menghadapi Thailand.
"Sekalian kami membaca kekuatan lawan terlebih dahulu," katanya.
Umar mengaku tim Indonesia harus berjuang keras untuk memenangin pertandingan pada putaran perempat final karena pertandingan sudah memakai sistem gugur.
Selain tim Indonesia dan Thailand, enam tim lain juga akan berlaga pada putaran perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2015.
Keenam tim itu adalah tim Tiongkok yang akan menghadapi tim Malaysia; tim Jepang yang akan menghadapi tim India; tim Hong Kong akan menghadapi tim Korea Selatan.
Tim junior Indonesia pada Kejuaraan Junior Asia 2015 terdiri atas atlet-atlet pemusatan pelatihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia dan atlet-atlet pilihan dari sejumlah klub bulu tangkis di Indonesia.
Atlet-atlet junior putra yang masuk dalam tim Indonesia itu, antara lain Firman Abdul Kholik, Enzi Shafira, Panji Ahmad Maulana, Vega Vio Nirwanda, Muhammad Fachrikar, Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, Yahya Adi Kumara, Yanthoni Edy Saputra, Andhika Ramadiansyah, Rinov Rivaldy, Beno Drajat, Zulfauzi Habibi, dan Fachriza Abimanyu.
Sementara itu, atlet-atlet junior putri, yaitu Gregoria Mariska, Ruselli Hartawan, Made Deya Surya Saraswati, Rika Rositawati, Nisak Puji Lestari, Jauza Fadhila Sugiarto, Apriani Rahayu, Marsheilla Gischa Islami, Ramadhani Hastiyanti Putri, Yulfira Barkah, dan Syifa Fauziah. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Analisa: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal