Suara.com - Andrei Adistia/Vita Marissa menjadi satu-satunya pasangan Indonesia yang lolos babak kualifikasi di nomor ganda campuran turnamen BCA Indonesia Open 2015. Andrei/Vita lolos setelah memenangkan dua laga di babak kualifikasi yang digelar Selasa (2/6/2015) di Istora Senayan, Jakarta.
Andrei/Vita lolos ke putaran utama setelah mengalahkan pasangan ganda Thailand Nipitphon Puangpuapech/Puttita Supajirakul di kualifikasi pertama dan mengalahkan pasangan Tiongkok Taipei Lin Chia Yu/Wu Ti Jung di kualifikasi kedua.
Di laga kualifikasi pertama, Andrei/Vita berhasil menundukkan Nipitpho/Puttita dalam laga ketat selama tiga set. Untuk menyisihkan pasangan Lin/Wu dari Taipei pasangan ganda campuran Indonesia itu juga membutuhkan tiga set.
Andrei/Vita adalah satu dari total tujuh pasang pemain ganda campuran Indonesia yang diturunkan di babak kualifikasi.
Enam pasang pemain yang gagal lolos ke babak utama antara lain Fran Kurniawan/Komala Dewi yang kalah di babak kualifikasi pertama melawan pasangan Korea Selatan Lee Yong Dae/Lee So Hee, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Akbar Panji/Apriani, Muhammad Rijal/Shendy Puspa Irawati, Hafiz Faisal/Shella Devi Aulia, dan Agripina Prima Rahmanto Putra/Rizki Amelia Pradipta.
Pasangan Irfan Fadhilah/Weni Anggraini sebenarnya sudah berhasil lolos ke babak kualifikasi kedua setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan. Namun perjuangan Irfan/Weni harus kandas setelah dikalahkan pasangan Jerman Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich dalam dua set dengan skor 21-17 21-19.
Sedangkan sisa pasangan pemain Indonesia lainnya sudah gagal sejak babak kualifikasi pertama. Andrei/Vita melaju ke babak utama BCA Indonesia Open 2015 nomor ganda campuran melawan pasangan asal Amerika Serikat Philip Chew/Jamie Subandhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi