Suara.com - TNI Angkatan Udara telah memberangkatkan tiga pesawat militer dari Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menuju Lapangan Udara Soewondo, Medan, Sumatera Utara, guna membantu proses evakuasi jenazah korban pesawat Hercules C-130 tipe Alfa 1310.
Sekretaris Dinas Penerangan Umum TNI AU Kolonel Sus Sri Gustinisngsih di Jakarta, mengatakan tiga pesawat yang dikerahkan terdiri dari satu pesawat C-130 Hercules registrasi A-1326 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma dan dua pesawat CN-295 masing-masing registrasi A-2905 dan A-2906 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusma, Jakarta.
Menurut dia keberangkatan ketiga pesawat dipiloti oleh Mayor Pnb Marvien, Letkol Pnb Lilik, dan Mayor Pnb Alvian dalam melaksanakan misi mengangkut peralatan evakuasi serta membawa peti-peti jenazah dan personel evakuasi.
Rencananya, ketiga pesawat angkut tersebut sekembalinya dari Lanud Suwondo Medan juga akan dikerahkan untuk membawa para jenazah korban Hercules dari Lanud Suwondo Medan menuju beberapa Lanud tujuan.
Selain mengerahkan pesawat untuk proses evakuasi, TNI AU juga telah menyiapkan asuransi dan santunan bagi para prajurit dan PNS TNI AU yang menjadi korban jatuhnya pesawat C-130 Hercules.
Sri mengatakan sesuai ketentuan yang tertuang dalam Surat Kerja sama antara TNI AU dengan pihak Asuransi Jiwa Bumi Putra 1912 nomor Perjama / 22 / XI / 2014, tentang pemberian asuransi kematian bagi awak pesawat TNI AU, personel TNI AU dan siswa Pendidikan Pertama TNI AU yang gugur dalam tugas, maka mereka berhak mendapatkan asuransi.
"Besaran asuransi bervariasi mulai dari kisaran Rp350 juta hingga Rp500 juta," katanya.
Selain asuransi, tambah dia, para prajurit dan PNS TNI AU juga mendapatkan beberapa santunan, seperti santunan kematian personel, santunan perawatan jenazah, santunan risiko kematian prajurit dan uang duka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU