Suara.com - Keluarga dari Serda Sugiyanto, anggota Batalyon 462 Pasukan Khas TNI-AU yang gugur dalam jatuhnya pesawat Hercules A-1310 di Kota Medan, menerima dengan ikhlas musibah tersebut, bahkan anak sulungnya bertekad meneruskan cita-citanya sebagai tentara seperti ayahnya.
"Anak saya yang paling besar tetap ingin menjadi tentara seperti almarhum ayahnya. Saya akan dukung cita-citanya kalau bisa dia nanti harus menjadi komandan," kata isteri almarhum, Rahmi Maulia, kepada Antara di Pekanbaru, Rabu (1/7/2015) malam.
Tiga jenazah anggota Paskhas telah tiba di Lanud Roesmin Nurjadi, Pekanbaru, dari Kota Medan menggunakan pesawat CN 295 pukul 18.40 WIB. Para almarhum tersebut adalah Kopda Eria Ageng yang rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia di Pekanbaru khusus untuk anggota TNI-Polri, Serda Sugianto akan dimakamkan di TPU Kertama, sedangkan Pratu Rudi Haryono akan dimakamkan di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Almarhum Serda Sugiyanto meninggal pada usia 36 tahun, meninggalkan seorang isteri dan dua orang anak, yakni Irfan Raditya Ginanto yang berumur lima tahun dan Anindya Raditya yang masih berusia sembilan bulan. Jenazah Serda Sugiyanto disemayamkan di rumahnya yang sederhana di Jalan Guru No. 239 Kelurahan Sidomulyo Timur, Pekanbaru.
Rumah duka terlihat ramai didatangi pihak keluarga, tetangga hingga rekan sejawat almarhum di Paskhas. Turut hadir di rumah duka Komandan Batalyon Komando 462 Paskhas TNI AU Letkol Psk Solihin, dan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Kol. Pnb Khairil Lubis.
Isteri almarhum, Rahmi Maulia, menuturkan pihak keluarga sudah ikhlas atas kepergian Serda Sugiyanto yang gugur saat menunaikan tugasnya. Ia merasa bangga memiliki sosok suami yang setia dan pekerja keras untuk mengabdi sebagai prajurit serta sebagai tulang punggung keluarga.
"Saya bangga sebagai isterinya, saya bangga dia menjadi ayah dari anak-anak saya. Dia tidak pernah mengeluh setiap mengerjakan tugas dari komandannya," tutur Rahmi.
Irfan Raditya, putra almarhum, juga terlihat tidak bersedih ketika mengetahui ayahnya telah meninggal dunia. Beberapa kali bocah itu menghampiri peti jenazah untuk memandangi foto ayahnya. Rahmi mengatakan dirinya terus memberikan pengertian kepada anak-anaknya untuk mengikhlaskan kepergian ayahnya itu untuk selama-lamanya.
"Saya berkata kepada anak saya bahwa Papa (Serda Sugiyanto) telah meninggal dunia, mau ke surga. Mas, mau rumah Papa di surga besar atau kecil, kalau mau yang besar bacalah doa untuk Papa," kata Rahmi mengulang pesan untuk anak-anaknya.
Ada 10 anggota Batalyon 462 Paskhas dari Pekanbaru yang meninggal dalam insiden jatuhnya pesawat Hercules A-1310 di Kota Medan, Sumatera Utara pada Selasa (30/6). Nama-nama korban dari anggota Paskhas yang meninggal dunia antara lain Sertu Irian Sili, Serda Sugiyanto, Kopda Mujiman, Kopda Saryanto, Kopda Dani Setyo Wahyudi, Kopda Eria Ageng, Pratu Sepridoni, Pratu Warsianto, Pratu Rudi Haryono, Pratu Ardianto Wibowo.
Mereka sejatinya akan bertugas mengawal objek vital di Satuan Radar 213 Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau. Namun, hanya tiga yang dievakuasi ke Pekanbaru, sedangkan sisanya ke daerah lain sesuai dengan permintaan pihak keluarga. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files