Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Ashiddiqie masuk dalam daftar 194 nama yang lolos seleksi tahap pertama Calon Pimpinan KPK periode 2015-2019. Mendengar namanya diloloskan oleh Tim Pansel, Jimly pun seolah sudah menduga.
"Oh ya?," ujar Jimly menjawab pertanyaan wartawan yang menanyakan tanggapannya atas pengumuman Pansel KPK itu.
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tersebut menyatakan siap mengikuti proses selanjutnya yakni berupa tahap objektif dan kompetensi diri. Lantas apa persiapan Jimly menghadapi tahapan selanjutnya?
"Ya kita ikuti, kita ikuti tahapan yang dijalankan Pansel saja," katanya.
Namun, pakar hukum tata negara ini membeberkan alasan dirinya ikut mencalonkan diri menjadi pimpinan di lembaga antirasuah itu. Menurut Jimly, dirinya siap memberikan alternatif dan menyatakan siap melepas jabatannya sebagai Ketua DKPP jika terpilih.
"Ingin memberi alternatif saja pada pansel. Kita serahkan pada pansel semuanya. Ya kan nggak boleh (rangkap) jabatan," tutupnya.
Seperti diketahui, Pansel KPK sudah meloloskan 194 nama dari 611 orang yang turut mendaftar jadi Capim KPK pada tahap pertama.
Berita Terkait
-
Jimly Asshiddiqie Usul 16 UU Kepemiluan Disatukan Lewat Omnibus Law
-
Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Hadirkan Mahfud MD hingga Refly Harun ke Senayan
-
Tinggal Lapor ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri: Ada 8 Perpol dan 24 Perkap Harus Direvisi
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Antisipasi Risiko Fraud, Asosiasi Investigator Internal Resmi Dibentuk
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Tradisi Taklimat Prabowo Dinilai Perkuat Koordinasi Pemerintahan
-
Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, Apa Sebenarnya yang Terjadi dan Apa Risikonya?
-
Momen Prabowo Berdiri di Hadapan 'Gunungan' Uang Rp11,4 Triliun di Kejagung
-
Bukan Main! Rp11,4 Triliun Uang Mafia Hutan Masuk Kantong Negara, Disaksikan Presiden Prabowo
-
Akankah KPK Panggil Nusron Wahid Terkait Skandal Kuota Haji? Ini Penjelasan Jubir
-
Yusril Ungkap Alasan Kasus Andrie Yunus Masih di Pengadilan Militer, Singgung Usulan Hakim Ad Hoc
-
Sok Jagoan Pecahkan Mangkok Bakso dan Peras Warga, Preman Tanah Abang Ternyata Lagi Fly Sabu!
-
Kendaraan Listrik Jadi Fokus Transisi Energi, Benarkah Sudah Sepenuhnya Bersih?
-
Iran Incar 17 Raksasa Teknologi AS, Pakar Sebut Konflik Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Global
-
Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara