Suara.com - Idul Fitri menjadi berkah tersendiri bagi para perawat makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kota besar. Tak terkecuali perawat makam TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Mereka berharap perayaan hari Idul Fitri menjadi sumber tambahan penghasilan.
"Mudah-mudahan penghasilan bertambah pada lebaran kali ini," kata Adib, salah seorang perawat makam di Blok AA2 Blad 22 TPU Tanah Kusir, saat ditemui di Jakarta, Jumat (17/7/2015).
Adib mengatakan penghasilannya sehari-hari, selain dari pemberian ahli waris beberapa makam, juga dari para peziarah yang datang pada waktu-waktu khusus seperti bulan Ramadan serta Lebaran.
Ia pun mengharapkan adanya tambahan pendapatan dari momen seperti ini, dari biasanya sekitar Rp1 juta per bulan, menjadi dua kali lipat atau bahkan lebih. Meskipun menurut dia, hingga Jumat ini jumlah peziarah belum terlalu banyak.
"Tapi, hari pertama (Lebaran) ini masih sepi (peziarah). Mungkin karena banyak yang mudik, atau mungkin baru besok (Sabtu)," katanya.
Hal serupa diungkapkan salah seorang penggali makam di blok yang sama, Warjito, yang mengatakan hari Lebaran pada 2015 relatif sepi peziarah dibandingkan perayaan Lebaran tahun-tahun sebelumnya.
"Ini sepi, mas. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dulu-dulu lebih ramai, indikasinya jalan masuk ke makam pasti macet total. Kalau sekarang masih lancar," ujarnya.
Warjito, yang telah 10 tahun menjadi penggali makam, memperkirakan sepinya peziarah pada hari pertama perayaan Idul Fitri, karena masa libur yang panjang sehingga peziarah mempunyai pilihan waktu yang beragam.
"Mungkin kalau tidak Sabtu, Minggu baru ramai. Mudah-mudahan," kata Warjito, yang pada hari pertama Lebaran telah menggali liang lahat untuk dua jenazah di dua blok berbeda.
Meskipun menurut pengakuan Adib dan Warjito jumlah peziarah tidak terlalu banyak, namun berdasarkan pantauan pengunjung TPU Tanah Kusir relatif ramai dan merata di berbagai blok makam.
Para petugas parkir terlihat mengatur lalu lintas di sekitar Blok A hingga Blok AA TPU Tanah Kusir, sehingga tidak menimbulkan kemacetan, meskipun mobil-mobil peziarah menjelang ibadah sholat Jumat terus berdatangan dan jalan yang dilalui sempit.
Saat ini, arus lalu lintas di sekitar TPU Tanah Kusir hingga pukul 14.00 WIB terpantau padat dari dua arah, arah Bintaro maupun arah arteri Pondok Indah. Hanya seorang petugas polisi yang terlihat memantau kemacetan di kawasan tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
-
Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran
-
Ubah Penampilan Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Minta Dukungan Publik
-
Maia Estianty Open House Saat Lebaran, Sajian Ini Curi Perhatian!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga