News / Metropolitan
Kamis, 26 Maret 2026 | 12:36 WIB
Ilustrasi bus transjakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PT Transportasi Jakarta mencatat puncak lonjakan penumpang pada 22 Maret 2026 dengan total 697.519 pelanggan.
  • Peningkatan signifikan ini dipicu oleh kebijakan tarif khusus Rp1 yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta 21-22 Maret.
  • Halte Bundaran HI Astra menjadi titik terpadat selama lonjakan mobilitas warga saat libur Lebaran tersebut.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta mencatat lonjakan tajam jumlah pelanggan selama libur Hari Raya Idul Fitri 2026. Puncak peningkatan terjadi pada 22 Maret 2026 dengan total 697.519 pelanggan dalam satu hari.

Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan sehari sebelumnya, 21 Maret 2026, yang mencatat 438.028 pelanggan. Secara kumulatif, dalam dua hari itu Transjakarta melayani 1.135.547 pelanggan.

Lonjakan ini terjadi seiring kebijakan tarif khusus Rp1 yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta pada 21–22 Maret 2026.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyebut peningkatan tersebut mencerminkan tingginya mobilitas warga selama Lebaran di Jakarta.

“Lonjakan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan transportasi publik untuk bermobilitas di momen penting, seperti silaturahmi maupun berwisata saat Lebaran," kata Ayu dalam pernyataannya, Kamis (26/3/2026).

Dari sisi sebaran penumpang, kepadatan terpusat di sejumlah halte strategis yang menjadi akses ke kawasan wisata maupun simpul transportasi.

Halte Bundaran HI Astra menjadi titik terpadat dengan 8.910 pelanggan, disusul Ragunan 8.075 pelanggan, Juanda 6.842 pelanggan, Blok M 6.537 pelanggan, dan Kalideres 5.590 pelanggan.

Sementara pada layanan non-BRT, rute Bogor–Blok M mencatat jumlah pelanggan tertinggi dengan 7.047 orang. Diikuti rute Pantai Maju–Balai Kota 6.046 pelanggan, Poris Plawad–Petamburan 5.798 pelanggan, PIK 2–Blok M 4.917 pelanggan, serta Ciputat–CSW 4.595 pelanggan.

"Kebijakan tarif Rp 1 pada 21–22 Maret oleh Pemprov DKI Jakarta kemarin yang merupakan bentuk apresiasi agar masyarakat yang merayakan Lebaran di Jakarta dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan sangat terjangkau,” kata dia.

Baca Juga: Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

Meski terjadi lonjakan penumpang, Transjakarta memastikan operasional tetap berjalan dengan fokus pada kenyamanan pengguna.

“Fokus kami bukan hanya menambah kapasitas, melainkan memastikan pengalaman pelanggan tetap aman dan nyaman di tengah antusiasme yang luar biasa ini,” tutup Ayu.

Load More