Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta tim Kementerian Agama bertolak ke Kabupaten Tolikara, Papua, untuk bergabung dengan tim Kantor Wilayah Kantor Kementerian Agama Provinsi Papua dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolikara, Minggu (19/7/2015). Lukman menugaskan tim segera berkoordinasi guna mengambil dan mengimplementasikan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan insiden kerusuhan yang terjadi pada Jumat (17/5/2015) lalu.
“Saya instruksikan Dirjen Bimas Kristen, Kabalitbang-Diklat, dan tim pada ahad ini menuju Tolikara, bergabung dengan Kakanwil Papua dan Kakankemenag yang telah lebih dulu ada di sana,” kata Lukman Hakim dikutip dari situs resmi kantor Kementerian Agama.
“Tim ini akan melakukan langkah-langkah koordinasi dan implementasi yang diperlukan,” Lukman menambahkan.
Koordinasi dan implementasi langkah-langkah strategis ini, lanjut Lukman, akan dilakukan dengan ormas keagamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama, serta tokoh masyarakat dan pihak terkait dalam rangka menjaga kerukunan.
“Kemenag bersama ormas keagamaan, FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), dan tokoh masyarakat akan terus meningkatkan koordinasi guna menjaga dan memelihara kerukunan hidup umat beragama,” katanya.
Menteri Lukman menandaskan dalam rapat koordinasi nasional dengan Menkopolhukam, Kapolri, Kepala BIN, Dirjen Pol Kemendagri, dan Korsahli Panglima TNI, disepakati bahwa semua pihak, baik pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun aparat keamanan, sama-sama membangun kebersamaan menuju kedamaian di Tolikara.
Untuk itu, lanjut Lukman, pemerintah bersepakat untuk melakukan sejumlah langkah strategis sebagai berikut:
Pertama, Pemerintah Pusat dan Daerah akan segera lakukan perbaikan masjid dan bangunan kios yang terbakar, serta merawat para korban kerusuhan. Kedua, Polri akan melakukan penegakan hukum terhadap pelaku kerusuhan dan aktor intelektual di balik kerusuhan.
Dan ketiga, Polri akan lakukan penyelidikan terhadap tindakan yang dilakukan oleh aparat keamanan, apakah sudah sesuai dengan prosedur.
“Terpenting, Rakornas Polhukam juga menegaskan bahwa situasi dan kondisi di Tolikara saat ini sudah kondusif, aman, dan terkendali,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!