Suara.com - Masyarakat yang sedang berkunjung ke Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, hari ini dikejutkan oleh kehadiran Petruk. Petruk adalah salah satu tokoh punakawan dalam pewayangan Jawa. Saudara Gareng ini dikenal dengan karakternya yang nakal, tapi cerdas.
Tapi di Kota Tua, itu bukan Petruk betulan, melainkan hanya atraksi. Petruk mengambil posisi duduk bersila dan seakan-akan dia mengambang di atas permukaan tanah.
Aksi Petruk mendapat perhatian pengunjung Kota Tua.
Beberapa warga yang penasaran pun sampai meraba di bawah Petruk.
"Ih nggak ada alas-nya mah, ini gimana bisa melayang gini. Pak kok bisa melayang," kata salah seorang anak.
Namun, ketika ditanyakan kepada Petruk, Petruk hanya melemparkan senyum kepada anak.
OB, demikian nama pemeran Petruk. OB mengaku memang sengaja mengenakan busana dan bergaya seperti Petruk untuk mencari rezeki sekaligus menghibur pengunjung destinasi wisata.
Sebenarnya, Petruk tak mengambang beneran. Ia dibantu oleh besi yang menyangganya, tapi besi tersebut disamarkan dengan ditutup semacam rangkaian bunga.
Tak hanya Petruk, di kawasan Kota Tua juga ada sosok Aladin.
Berita Terkait
-
5 Permata Tersembunyi Kota Tua Jakarta: Dari Masa Kolonial ke Kemerdekaan
-
Gubernur Pramono Anung Ingin 'Boyong' IKJ dari Cikini ke Kota Tua, Begini Reaksi Kampus
-
Dukung Revitalisasi Kota Tua, Veronica Usul Ada Pendongeng hingga Musisi di Alun-Alun Fatahillah
-
Menghabiskan Libur Lebaran dengan Berwisata ke Lighting Art Kota Tua Jakarta
-
Gratis! Tur Sejarah Kota Tua Jakarta Spesial Ramadan: Ada Rute Pecinan & Kampung Arab
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara