Suara.com - Arus milir kendaraan di jalur selatan Jawa Barat mulai ramai di kawasan Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, menuju Cileunyi, Senin (20/7/2015) pagi.
Arus kendaraan roda empat maupun dua di jalur Lingkar Nagreg itu melaju lancar satu arah pada tiga lajur dengan kondisi jalan bagus.
Jalan nasional tersebut merupakan jalur utama arus kendaraan dari timur arah Garut kota dan arah Limbangan menyambung dari Tasikmalaya dan Jawa Tengah.
Situasi kepadatan pada arus milir dilaporkan terjadi di kawasan Leles dan Kadungora dari arah Garut kota akibat adanya aktivitas masyarakat di pasar.
Selain itu, kepadatan kendaraan juga terjadi di Jalan raya Malangbong-Limbangan akibat adanya aktivitas masyarakat di pasar kawasan Lewo dan Bandrek.
Kepala Polsek Malangbong AKP Suhartono menyampaikan kepadatan arus kendaraan dari Tasikmalaya menuju Bandung di jalur Malangbong sudah terjadi, Minggu (19/7/2015).
Ia mengatakan, sesekali laju kendaraan tersendat karena adanya pertigaan jalan dari arah Wado, Kabupaten Sumedang dan arah Bandung serta arah Tasikmalaya.
"Wilayah Malangbong ada pertigaan, disamping itu ada pasar, namun roda kendaraan masih tetap berputar," katanya.
MengHindari kepadatan di jalur selatan Jabar dari Malangbong menuju Limbangan, kata Suhartono, pengendara dari arah Tasikmalaya dapat menggunakan jalur alternatif Wado.
Namun jalur alternatif itu, kata dia, tidak disarankan, jika pengendara menggunakannya maka diimbau berhati-hati karena kurangnya penerangan, jalan yang berkelok serta terdapat turunan tajam dan ruas jalan yang cukup sempit.
"Bilamana sudah padat, bisa menggunakan jalur Wado akan tetapi harus berhati-hati," imbuh Suhartono.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah barat menuju timur di kawasan Cagak Nagreg mulai terjadi kepadatan menuju Kadungora maupun Limbangan.
Kepadatan juga dilaporkan terjadi juga di kawasan Kadungora-Leles menuju Garut kota, kemudian di jalur Limbangan, Bandrek dan Lewo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi
-
Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian