Suara.com - Sekitar 20.160 Kepala Keluarga di tiga kabupaten di Papua menjadi korban cuaca dingin dan kekeringan.
Terdapat enam distrik dan 21 kampung di Kabupaten Nduga, Lany Jaya dan Kabupaten Puncak yang menjadi lokasi tempat tinggal ribuan kepala keluarga itu.
Dia tiga kabupaten itu juga terjadi hujan salju yang menyebabkan gagal panen, ternak mati dan warga jatuh sakit.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Lani Jaya ada 11 orang yang meninggal dunia dalam musibah itu yang terdiri dari lima balita, dua anak-anak dan empat orang dewasa.
Lokasi wilayah yang berada diketinggian 2.700 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu juga menyebabkan keterbatasan kebutuhan dasar seperti permakanan, kebutuhan bayi/anak, dan obat-obatan.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan secara simbolis untuk korban terdampak hujan salju di Provinsi Papua.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Mensos dan diterima Kadis Sosial Timika Ribka di ruang tunggu VIP Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (21/7/2015).
Bantuan tersebut berupa beras sebanyak 15 ton, selimut 300 lembar, mi instan 600 dus, lauk pauk 600 paket, dan makanan anak-anak 600 paket untuk Kabupaten Duga dan Kabupaten Lani Jaya.
Sebelumnya, Mensos dijadwalkan akan terbang ke Lani Jaya pada Selasa pagi untuk memastikan logistik di daerah tersebut cukup, namun cuaca buruk membuat Mensos dan rombongan, termasuk Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise batal terbang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!