Suara.com - Polisi menyatakan telah memeriksa delapan saksi dalam kasus dugaan penculikan terhadap Sintya Hermawan alias Tia (6). Meski demikian, polisi belum memeriksa Tia, dengan alasan masih menjaga kondisi psikisnya usai terpisah dari orangtuanya selama tiga hari.
"Untuk saat ini, sudah ada delapan saksi. Saksi yang diperiksa dari lingkungan kerja orangtua, petugas keamanan lingkungan kerja orangtua, kedua orangtuanya, dan terakhir sopir taksi," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq, di Mapolres Metro Jakarta Timur, Selasa (21/7/2015).
Selain itu, sejumlah bukti juga sudah diperiksa polisi, termasuk rekaman CCTV yang ada di lokasi, yang merekam sosok orang yang diduga menculik Tia. Namun diakui, dari rekaman itu belum ada saksi yang mengaku mengenal orang tersebut.
"Dari pemeriksaan ini, belum ada yang mengatakan mengenal pelaku," ujar Faroq.
Terlepas dari itu, Faroq berharap pelaku bisa menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. "Kalau punya itikad baik, dia menyerahkan diri kepada kepolisian. Supaya ada keringanan dari hakim untuk putusannya, dibanding ditangkap oleh polisi," tegasnya.
Untuk sementara, tersangka pelaku akan disangkakan Pasal 328 KUHP juncto Pasal 83 UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman untuk pasal 328 KUHP adalah 12 tahun penjara, sedangkan ancaman Pasal 83 UU Perlindungan Anak adalah 15 tahun penjara dan denda Rp600 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
-
Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026
-
Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara
-
Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?
-
Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng
-
Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO
-
Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok
-
Kunjungi Lembah Tidar, Prabowo Bakal Beri Pengarahan Langsung ke 478 Ketua DPRD se-Indonesia
-
Intip Rutinitas Sabtu Pagi Prabowo: Berenang di Hambalang Lalu Terbang ke Magelang
-
Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran