- Bareskrim Polri menangkap Charles Bernando dan Arfan Yulias Lauw di Tangerang, hasil pengembangan kasus jaringan narkoba Erwin Iskandar.
- Penyitaan barang bukti bernilai Rp150,9 juta ditemukan di lokasi penangkapan Charles, termasuk sabu dan ketamine.
- Polisi memburu Ko Andre alias The Doctor yang diduga pemasok sabu dan kartrid vape mengandung etomidate dari Malaysia.
Suara.com - Bareskrim Polri menangkap dua orang yang diduga terkait jaringan narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Keduanya, Charles Bernando dan Arfan Yulias Lauw, diringkus di Teluk Naga, Tangerang, Banten, pada Sabtu (28/2/2026).
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Susanto, mengatakan penangkapan merupakan hasil pengembangan dari pemeriksaan terhadap Ko Erwin.
"Tim opsnal subdit IV melakukan pengembangan dari pemeriksaan awal tersangka Erwin Iskandar. Tersangka Erwin Iskandar pernah melakukan salah satu transaksi narkoba jenis sabu yang dibeli dari saudara Charlie," kata Eko kepada wartawan, Senin (2/3/2026).
Dalam perkara ini, Charles diduga berperan sebagai penghubung antara Ko Erwin dengan Arfan. Sementara Arfan diduga sebagai pemasok sabu.
Penyidik kemudian menelusuri transaksi yang disebut terjadi pada November 2025 di lantai 36 kamar 69 Apartemen Tokyo Riverside Tower Beppu. Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Polri melakukan pendobrakan bersama pihak keamanan apartemen dan mengamankan Charlie.
Dari lokasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain tujuh plastik klip berisi serbuk putih diduga sabu, satu klip kecil sabu dalam dompet, dua klip sabu dalam plastik oranye, satu plastik klip berisi ketamine, dua kemasan diduga happy water, timbangan digital, ratusan kapsul kosong, serta berbagai perlengkapan lain yang diduga terkait peredaran narkoba.
"Dari keterangan Charlie bahwa barang tersebut diambil dari The Doctor yang dikenalkan oleh saudara Arfan yang tinggal di apartement tokyo riverside tower Beppu lantai 33 kamar 15, sehingga tim langsung melakukan pengejaran ke saudara Arfan," ujar Eko.
Selain menangkap Charles dan Arfan, polisi juga memburu Ko Andre alias The Doctor. Namanya telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Ko Andre atau The Doctor juga menyediakan narkoba berbagai jenis di antaranya sabu, vape yang mengandung etomidate dan happy water. Kemudian, memiliki jaringan di daerah Riau, memasukan cartridge vape yang mengandung etomidate dengan merk Ferarri dan Lamborgini," tutur Eko.
Baca Juga: Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Malaungi Diburu! Polisi Beberkan Ciri Fisik Hamid alias Boy
Menurut Eko, Ko Andre diduga memasukkan cartridge etomidate dari Malaysia melalui jalur laut melalui Dumai, Riau. Untuk sabu, pengiriman disebut kerap menggunakan jalur kargo dengan modus disembunyikan di dalam boneka lalu dibungkus kotak kado.
"Kami masih melakukan pengejaran terhadap sosok The Doctor ini. Kalau untuk dua tersangka yang sudah dilakukan penangkapan tadi, nilai barang bukti yang disita itu mencapai Rp150.900.000," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Malaungi Diburu! Polisi Beberkan Ciri Fisik Hamid alias Boy
-
Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau
-
Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau
-
Di Balik Retorika Perang Narkoba: Ketimpangan Hukum dan Celah Struktural
-
Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Dipanggil KPK untuk Kasus DJKA, Eks Menhub Budi Karya Absen Alasan Sakit
-
Dubes Iran Respons Niat Prabowo Jadi Juru Damai, Begini Katanya
-
Jelang Idul Fitri 2026, Satgas Pangan Tindak 350 Pelanggaran dan Proses 4 Perkara Hukum
-
Perang AS-Israel vs Iran 2026: Daftar Negara Terdampak dan Berstatus Siaga Tinggi
-
Disebut Mandek 10 Tahun, Pramono Anung Heran Soal Gaji Nakes Jakarta: Masa Sih Nggak Naik?
-
Syahdan Husein Lawan Tuduhan Menghasut: Ini Ketidakpuasan Pemuda dengan Politik Penuh Intrik
-
BMKG: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia
-
Eskalasi Konflik US-Iran Diprediksi Panjang, Ekonom UGM Desak Pemerintah Evaluasi Program
-
Ancaman Perang Total: Adu Rudal Israel-Hizbullah Pasca-Serangan Iran
-
"Jika Jaksa atau Hakim Tertindas, Saya akan Membela Mereka", Janji Delpedro Marhaen Dalam Pledoi