Suara.com - Dua bus jurusan Sukabumi-Bandung dan Bandung-Sukabumi bertabrakan di Jalan Raya Cirumput, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (22/7/2015). Akibatnya, 13 penumpang dan awak kedua bus mengalami luka-luka.
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, bus ekonomi Restu Jaya arah dari Bandung menuju Sukabumi melaju dengan kecepatan sedang. Namun, tiba-tiba di tikungan muncul bus Rencana Jaya AC dari arah Sukabumi menuju Bandung dengan kecepatan sedang pula sehingga tabrakan tidak bisa dihindarkan tepatnya di Kampung Cicau, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
"Tidak ada korban jiwa para peristiwa ini, namun 13 orang baik sopir, kenek dan penumpang mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut satu orang luka parah sisanya luka ringan," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Diki Budiman di Sukabumi.
Menurutnya, untuk bus sudah dievakuasi dan para korban dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Kabupaten Sukabumi dan RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.
Pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus kecelakaan ini, diduga sopir Restu Jaya tidak bisa mengendalikan kendaraannya saat tengah menyalip sebuah angkot yang tiba-tiba dari arah berlawanan tepatnya ditikungan datang bus Rencana Jaya.
Pihaknya belum menetapkan tersangka pada kasus ini, karena masih dalam penyelidikan. Selain itu, para saksi mulai dari awak bus dan penumpang sudah dimintai keterangan, walaupun tidak ada korban jiwa tapi akibat peristiwa ini puluhan penumpang mengalami trauma karena benturan cukup keras saat kejadian.
"Sepanjang musim mudik dan balik lebaran, kasus kecelakaan bus dengan bus baru kali ini terjadi. Untuk itu, kami mengimbau kepada awak bus khususnya sopir agar tidak memacu kendaraannya karena kondisi arus lalu lintas cukup padat, apalagi di TKP daerah rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang menurun dan langsung menikung," tambahnya.
Sementara, sopir bus Restu Jaya, Buldan mengatakan sebelum kejadian dirinya mencoba menyalip angkot yang ada di depannya, tiba-tiba dari arah berlawanan datang bus Rencana Jaya, akibatnya tabrakan tak terelakkan. Dirinya juga sempat mencoba menghindar dengan membanting stir ke sebelah kiri, namun tidak banyak menolong.
"Kaki kanan saya patah dan luka sobek di bagian wajah karena pecahan kaca depan bus," katanya.
Berita Terkait
-
10 Jalan Tol Paling Rawan Kecelakaan, Belajar dari Tragedi Maut di Tol Krapyak
-
Pasca Kecelakaan Maut Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang
-
Laka Maut Bus PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Komisi V Minta Investigasi: Apa Ada Kelalaian?
-
Tragedi Tol Krapyak: Kecelakaan Maut Bus PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Disopiri Sopir Cadangan
-
6 Fakta Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak Semarang: 15 Orang Meninggal, Korban Terjepit
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Digitalisasi Pembayaran, Jurus Pramono Anung Berantas Copet dan Preman di Pasar Jakarta
-
Retret di Hambalang Fokus Bahas Kondisi Ekonomi, 12 Menteri Dijadwalkan Beri Paparan
-
Daftar 4 Negara 'Bidikan' AS Setelah Venezuela
-
Pemprov DKI Siagakan 1.200 Pompa Selama Cuaca Ekstrem, Klaim Genangan Bisa Surut dalam Sejam
-
Tompi, Iko Uwais hingga Melaney Ricardo Kumpul di Istana Gibran, Cuma Bahas Bencana Sumatra?
-
Petaka di Pelabuhan Tanjung Buton: Jembatan Ambruk, Avanza Hanyut, dan Alasan di Balik Tragedi
-
Hujan Tinggi Saat Anak Masuk Sekolah, IDAI Ingatkan Waspada Penularan Penyakit Ini
-
Pemkab Cirebon Bakal Ganti Sawit yang Terlanjur Ditanam dengan Mangga Gedong Gincu, Ini Alasannya
-
Misteri 40 Menit di Kamar Mandi, Misri Puspita Bakal Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir Nurhadi
-
Markas Scam Jaringan Internasional di Sleman Digerebek, Karyawan hingga Kendaraan Diangkut Polisi