- Anggota Komisi V DPR Irmawan menuntut investigasi menyeluruh atas kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Semarang yang menewaskan 16 orang.
- Investigasi harus mencakup kelayakan teknis bus, kondisi pengemudi, dan hasil olah TKP untuk mencari penyebab kecelakaan.
- Operator bus diminta kooperatif memberikan semua data agar faktor kelalaian, termasuk kecepatan berlebih, dapat diungkap.
Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Irmawan, meminta dilakukan investigasi menyeluruh terkait kecelakaan bus PO Cahaya Trans yang menewaskan 16 orang di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah
Menurutnya, hasil investigasi menjadi langkah krusial untuk mencegah terulangnya kecelakaan lalu lintas, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang Natal dan Tahun Baru.
“Kami turut berduka cita dan prihatin atas kecelakaan yang menewaskan 16 orang ini. Kami meminta agar investigasi dilakukan secara menyeluruh dan transparan, untuk mengetahui penyebab kecelakaan, apakah terdapat unsur kelalaian, serta siapa pihak yang harus bertanggung jawab,” ujar Irmawan kepada wartawan, Senin (22/12/2025).
Ia menegaskan, investigasi tidak boleh dilakukan secara parsial. Pemeriksaan harus mencakup kelayakan teknis kendaraan, termasuk usia bus, kondisi mesin, sistem pengereman, serta riwayat uji KIR.
Selain itu, kondisi pengemudi juga harus menjadi perhatian utama.
“Perlu ditelusuri apakah bus tersebut benar-benar memenuhi standar laik jalan. Kondisi sopir juga harus diperiksa secara mendalam, mulai dari jam kerja, waktu istirahat, hingga kemungkinan mengemudi dalam keadaan kelelahan atau kurang tidur. Faktor human error sering kali berawal dari pengemudi yang tidak dalam kondisi prima,” tegasnya.
Irmawan juga meminta aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara komprehensif untuk mengetahui apakah terdapat unsur pelanggaran, seperti kecepatan berlebih atau cara mengemudi yang membahayakan keselamatan penumpang.
“Kami minta ditelusuri apakah kendaraan melaju melebihi batas kecepatan yang diizinkan atau terdapat indikasi mengemudi secara ugal-ugalan. Semua itu dapat dibuktikan melalui olah TKP dan pemeriksaan teknis kendaraan,” ujarnya.
Irmawan menekankan pentingnya sikap kooperatif dari pihak operator bus selama proses investigasi berlangsung.
Baca Juga: 20 Ide Kado Natal di Bawah Rp50 Ribu Spesial untuk Teman, Murah Tapi Berkesan
Ia mengingatkan agar tidak ada informasi yang ditutup-tutupi karena keselamatan publik adalah kepentingan utama.
“Pihak PO bus harus kooperatif dan terbuka. Jangan ada yang disembunyikan. Semua data dan informasi sangat dibutuhkan agar penyebab kecelakaan dapat diungkap secara jelas dan menyeluruh,” katanya.
Selain itu ia juga meminta seluruh operator angkutan umum, khususnya PO bus, untuk benar-benar mematuhi standar kelayakan operasional sebelum menjalankan layanan transportasi.
Dengan meningkatnya jumlah penumpang pada musim liburan, aspek keselamatan tidak boleh dikompromikan.
“Kami menegaskan agar seluruh PO bus patuh terhadap ketentuan keselamatan dan standar operasional. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama tanpa kompromi dalam bentuk apa pun,” pungkasnya.
Kecelakaan di Semarang
Berita Terkait
-
Melaju Kencang di Tikungan Tajam, 7 Fakta Kecelakaan Maut Bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Semarang
-
25 Desain Kartu Ucapan Natal dan Tahun Baru Kekinian, Bisa Diedit dan Download Gratis
-
4 Rekomendasi Cardigan Stylish yang Cocok Dijadikan Kado Natal
-
20 Ide Kado Natal di Bawah Rp50 Ribu Spesial untuk Teman, Murah Tapi Berkesan
-
Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Jaya Siagakan 5.044 Personel Gabungan!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur
-
Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress
-
Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas
-
Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem