Suara.com - Sedikitnya 1.500 mahasiswa akan dilibatkan dalam pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke-47 dan Muktamar Aisyiyah ke-47 di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Dari ribuan mahasiswa yang telah diaudisi yang terpilih hanya ada 1.500 orang termasuk mahasiswa Muhammadiyah dari Kota Pare-pare yang akan dilibatkan menjadi tenaga sukarela pada rangkaian pelaksanaan muktamar," kata Ketua Panitia Muktamar Muhammadiyah Saiful Saleh, Jumat (24/7/2015).
Dari 1.500 mahasiswa tersebut akan bekerja membantu pelaksanaan muktamar 3 - 7 Agustus 2015 dipusatkan di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar serta Balai Prajurit Jenderal M Yusuf Makassar.
"Mahasiswa yang lolos audisi ini akan berperan membantu kelancaran acara termasuk mendampingi peserta guna menyiapkan keperluan yang dibutuhkan selama muktamar," katanya.
Ketua Muhammadiyah Sulsel ini menyebutkan selain melibatkan 1.500 mahasiswa, pihak panitia pelaksana juga melibatkan 1.000 mahasiswa dalam pementasan seni serta paduan suara saat penyelenggaraan acara.
"Jangankan mahasiswa dari luar kampus kita libatkan di dalam kampus Unismuh pun kita rangkul tapi setelah lolos audisi. Selain itu ada 1.000 mahasiswa yang akan tampil yakni 600 orang untuk paduan suara dan 400 orang sebagai penari," sebutnya.
Mantan Calon Wakil Wali Kota Makassar ini juga mengemukakan penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah yang ke-47 bersamaan dengan Muktamar Aisyiyah kali ini bersifat muktamar mandiri.
"Pelaksanaan muktamar kali ini mandiri dan tidak ada bantuan dana dari pemerintah. Sesuai dengan instruksi Ketua Umum bapak Din Syamsuddin agar seluruh kader, simpatisan dan donator dari berbagai kampus Muhammadiyah membantu pelaksaaan muktamar," bebernya.
Mengenai anggaran kata dia yang tersedia sebanyak Rp32 miliar dari hasil kumpulan dana donatur kader dan simpatisan. Sementara kesiapan acara sudah rampung termasuk 32 penginapan dan hotel yang di sewa untuk menampung peserta dan penggembira. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti
-
Hadapi Cuaca Ekstrem, Jaga Kesehatan dan Kebersihan dengan 10 Tips Ini