Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, Pilkada serentak tidak perlu terkekang dengan calon tunggal.
Untuk beberapa daerah, pada saat pembukaan pendaftaran calon peserta Pilkada, masih baru satu pasangan saja yang mendaftarkan diri.
Menurut Fadli, meski calonnya cuma satu, pelaksanaan Pilkada harus tetap berlangsung sesuai jadwal dan tidak perlu mundur.
"Ya calon tunggal, harusnya dipilih atau tidak," kata dia di DPR, Jakarta, Selasa (27/7/2015).
Politisi Gerindra ini menerangkan memang ada aturan PKPU yang memundurkan jadwal Pilkada bila calonnya pesertanya hanya satu. Namun, Fadli beralasan, meski ada aturan itu, jangan sampai hal itu malah menganggu substansi demokrasi yang tengah berjalan.
"Jadi mustinya biar saja. Calon tunggal itu biar dipilih masyarakat saja," kata dia.
Namun, pelaksanaan Pilkada dengan calon tunggal itu perlu dilihat urgensinya. Menurut Fadli, pelaksanaan Pilkada harus tetap dilaksanakan meski calonnya tunggal untuk diterapkan di daerah-daerah yang saat ini dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) pimpinan daerah.
"Artinya, masa daerah jadi korban suatu aturan. Masa (yang memimpin) Plt (pelaksana tugas) terus kan. Saya rasa nggak bagus juga bagi daerah itu," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG