Suara.com - Satu dari 6 korban penusukan di parade gay di Yerusalem akhirnya tewas. Korban yang tewas adalah remaja Israel.
Polisi Yerusalem menjelaskan remaja itu tewas setelah mendapatkan perawatan karena ditusuk oleh seorang lelaki ultra-Ortodoks. Lelaki itu bernama Yishai Schlissel. Dia pernah dikenakan hukuman 12 tahun penjara atas serangan sebelumnya dan baru dilepas 3 pekan lalu.
Nama remaja yang tewas itu adalah Shira Banki. Usianya baru 16 tahun dan sekolah di SMA. Reuters melansir, Minggu (2/8/2015), kematiannya itu menyoroti perpecahan sosial yang tajam antara Ortodoks dan Yahudi sekuler.
Tersangka penusukan sudah ditangkap di tempat kejadian. Namun polisi tetap dikritik karena lengah dalam mengawasai parade gay itu.
"Kami tidak akan mengizinkan pembunuh yang mengerikan itu untuk menantang nilai-nilai dasar yang masyarakat Israel," kata Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan. Dia juga mengucapkan belasungkawa.
"Kami menolak dengan keras setiap upaya untuk penyebaran kebencian dan kekerasan di antara kita. Kami akan membawa pembunuh itu ke pengadilan," katanya.
"Shira dibunuh karena ia berani mendukung prinsip bahwa setiap orang memiliki hak untuk hidup dengan hormat dan dengan keamanan," lanjut Benjamin. (Reuters)
Tag
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat