Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Jawa Barat melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Ahmad Yani Bekasi Selatan dan sekitarnya menyusul rencana demonstrasi ribuan umat Islam, Senin (10/8/2015) pagi.
"Di Jalan Ahmad Yani depan Kantor Pemkot Bekasi kita berlakukan dua lajur dari semula empat lajur. Yang kita tutup lajur lambatnya," kata Kepala Seksi Pengendali Operasional Dishub Kota Bekasi Permana di Bekasi, Senin.
Menurut dia, jalur lambat tersebut akan dimanfaatkan sebagai area demonstrasi yang diprediksi berjumlah lebih dari 2.000 orang dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam Kota Bekasi.
"Aksi demonstrasi tidak diperbolehkan masuk ke area halaman dan Kantor Pemkot Bekasi. Massa hanya boleh berada di luar pagar," katanya.
Rekayasa lalu lintas tersebut membuat akses lalu lintas di Jalan Ahmad Yani mengalami kepadatan sekitar satu kilometer mulai dari simpang Jembatan Layang Summarecon hingga ke Islamic Center Kota Bekasi.
Dishub Kota Bekasi menerjunkan sekitar 60 anggotanya ditambah 40 anggota Satlantas Polresta Bekasi Kota untuk mengurai kemacetan.
"Massa berkumpul di Islamic Center dari berbagai penjuru Kota Bekasi. Selain itu, Jalan Ahmad Yani juga mengalami penyempitan karena penutupan lajur," kata Permana.
Pantauan di lapangan menunjukkan ratusan personel dari Polwan dan Satpol PP Kota Bekasi disiagakan di gerbang barat kantor Pemkot Bekasi Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Bekasi Selatan.
Hingga berita ini dibuat massa dari berbagai organisasi Islam masih menghimpun demonstran di halaman parkir gedung Islamic Center Kota Bekasi.
Aksi kali ini dipicu perselisihan pembangunan tempat ibadah di Kecamatan Bekasi Utara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya
-
BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid