Suara.com - Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal dipakai untuk simulasi pengamanan pemilihan kepala daerah pada Selasa (11/8/2015) pagi sampai siang. Kendaraan mobil dan sepeda motor yang biasa parkir di lapangan tersebut untuk sementara waktu dilarang masuk.
"Ini kan karena ada simulasi pengamanan pilkada di lapangan Ditlantas. Jadi otomatis lapangan area parkiran di depan gedung biru itu dipakai untuk simulasi tersebut," kata Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo, Senin (10/8/2015).
Simulasi bakal digelar selama tiga hari, akan berlangsung setiap hari dari pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB.
Kendaraan baru dibolehkan masuk area lapangan Polda Metro setelah acara simulasi selesai.
Alternatif tempat parkir bagi tamu Polda Metro Jaya, antara lain di kawasan SCBD.
"Parkiran di SCBD ada di belakang parkiran di deket Pasific Place, motor mobil disana, cukup banyak," katanya.
Untuk mengantisipasi kemacetan di luar gedung Polda Metro, Ipung berharap masyarakat sadar diri dengan tidak membawa kendaraan pribadi bila ingin ke Polda Metro Jaya.
"Pasti bakal ada kemacetan dan nanti kita akan antisipasi. Jadi kalau yang mau melintas saja disarankan menghindari kawasan Polda Metro dan SCBD," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi
-
Bupati Pekalongan Jadi Tersangka, KPK Beberkan Aliran Rp19 Miliar ke Kantong Pribadi hingga Keluarga