Suara.com - Meski memiliki keterbatasan fisik, tak menyurutkan semangat siswa SLB D-D1 Yayasan Pembinaan Anak Cacat, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, dalam menyemarakkan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke 70 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (12/8/2015).
Dalam aksi, mereka membawa bendera merah putih berukuran besar dengan manaiki becak. Mereka berkonvoi dengan menyusuri Jalan Slamet Riyadi sepanjang tiga kilometer, melewati Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Benteng Vastenburg, Jalan Ronggowarsito, dan kembali lagi ke sekolah.
Menurut Kepala SLB D-D1 YPAC Solo, Endang Murtiningsih (64), aksi tersebut sengaja untuk menunjukkan bahwa siswa YPAC dapat berekspresi seperti siswa normal. Di samping itu, juga untuk menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan siswa.
"Selama ini anak berkebutuhan khusus selalu dipandang sebelah mata masyarakat. Maka dari itu kita melalui kegiatan (konvoi bendera merah putih) ini menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus juga bisa seperti mereka," kata Endang kepada wartawan seusai konvoi bendera.
Endang mengaku kegiatan tersebut baru pertama kali dilakukan. Dia menambahkan selama ini setiap menyambut momentum kemerdekaan selalu dilakukan di dalam sekolah.
"Bersama dengan abang becak ini, siswa ini kita ajak berkeliling kota. Tadi dari sekolah melewati Jalan Slamet Riyadi, melihat Lodji Gandrung dan Benteng Vastenburg. Jadi sambil refreshing dan jalan-jalan," imbuhnya.
Sementara, salah seorang siswa, Eta Eka Rahayu, mengaku senang bisa diajak berkeliling kota untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia dengan menaiki becak sambil membawa bendera merah putih.
"Rasanya senang, bisa melihat pemandangan di sekitar yang dilewati. Tadi ada rumah dinas wali kota, dan Benteng Vastenburg. Pokoknya rasa senang sekali," kata Eta polos.(Labib Zamani)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah