Suara.com - Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol Badrodin Haiti meminta pejabat yang ragu-ragu menjalankan proyek karena khawatir tersandung masalah hukum untuk berkonsultasi dengan Polri-Jaksa.
"Pejabat yang ragu-ragu bisa konsultasi dengan kejaksaan dan kepolisian untuk menghindari kasus hukum, jadi jangan tidak mau melaksanakan proyek, tidak seperti itu," ujarnya dalam konferensi pers Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan pihaknya akan membedakan pelanggaran hukum dan kesalahan administrasi sehingga para pejabat tidak perlu khawatir dalam menjalankan proyek.
Kasus korupsi, ujar dia, adalah adanya unsur kesengajaan melawan hukum, merugikan keuangan negara serta memperkaya diri sendiri dan orang lain.
"Kalau memang bersih tidak ada unsur melawan hukum dan tidak ada kesengajaan merugikan keuangan negara tidak ada masalah, tidak perlu khawatir," tutur Kapolri.
Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan tiga aturan baru terkait dengan antikriminalisasi pejabat akan memberikan kemudahan dalam pencairan anggaran dan menghilangkan hambatan dalam perizinan.
Salah satu aturan dalam bentuk PP itu akan mengatur keputusan pejabat terkait dengan aspek administrasi jika ditemukan pelanggaran (birokrasi).
Secara keseluruhan, aturan-aturan tersebut secara langsung memberikan kewenangan kepada pejabat untuk mengambil inisiatif agar program pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan berkontribusi pada pertumbuhan nasional. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah