Suara.com - Otoritas transportasi di Kota Bengaluru, India membuat aturan khusus untuk membatasi peredaran super motor, termasuk merk Harley Davidson di jalanan. Sebab super motor dianggap sebagai pengganggu.
Otoritas transportasi setempat melarang kendaraan sejenis super motor yang menyebabkan polusi suara. Sebab suara super motor seperti HD berkekuatan 200 desibel. Sementara peraturan kota membatasi suara super motor hanya 80 desibel.
Pejabat otoritas transportasi Begaluru, Narendra Holkar menjelaskan jika mereka melanggar, maka akan menyita motor. Ini akan terus dilakukan sampai pengguna super motor jera.
Salah satu pemilik super motor Triumph Tiger 800 XC, Murthaza Junaid tidak keberatan dengan aturan itu. Namun dia mengkritik aturan itu dibuat setelah kran penjualan super motor dibuka. Ini untuk meningkatkan pajak.
"Pihak berwenang mengizinkan pendaftaran kendaraan tersebut dan mengumpulkan pajak. Tapi setelah kami memiliki motorya, kita terperangkap aturan polusi suara," kata Murthaza Junaid, seperti dilansir, India Times, Senin (17/8/2015)
Bengaluru merupakan pusat utama untuk super bikes. Hampir semua merk super motor dijual.
Pemilik showroom Harley-Davidson di Lavelle menganggap aturan itu aneh. Sebab kebanyakan super motor jenis Harley-Davidson mempunyai suara bising.
"Kami tidak tahu mengapa departemen transportasi menyebut motor kami mengeluarkan polusi suara. Ini tidak jelas," kata dia. (Indiatimes)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
Terkini
-
Arus Mudik Lebaran 2026: Bandara Soekarno-Hatta Berangkatkan 93.998 Penumpang pada H-5
-
Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Tembus 3,25 Juta, 72 Persen Kapasitas Sudah Terjual
-
KPK Amankan Bukti Chat Soal Pemerasan untuk THR Lebaran Bupati Cilacap
-
Operasional Hari Pertama, Ruas Fungsional Tol Prambanan-Purwomartani Dilintasi Ribuan Kendaraan
-
Drama Tas Berisi Rp23 Juta Tertinggal di Rest Area KM 116 A Tol Bakter, Pemilik Sempat Panik
-
Prabowo Dorong Percepatan Program Perumahan untuk Atasi Ketimpangan Sosial
-
Amnesty International Soroti Pernyataan Prabowo soal Pengamat, Ingatkan Bahaya Label Tidak Patriotik
-
Dukung Rencana Penghematan Prabowo, Legislator Golkar: Potong Gaji Pejabat Harus Terukur-Transparan
-
Hamas Kirim Pesan ke Mojtaba Khamenei, Serukan Kemenangan atas Musuh-musuh Islam
-
Penumpang Terminal Jombor Naik 10 Persen Jelang Lebaran, Tiket Bus Sumatera Ludes