Suara.com - Wakil Ketua MPR Mahyudin menegaskan, Kepala BIN Sutiyoso harus bertanggungjawab atas munculnya lambang PKI di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, saat karnaval peringatan HUT RI.
"Saya kira intelijen kecolongan itu. Mestinya tidak sampai keluar. Saya kira ini PR (pekerjaan rumah) buat Pak Sutiyoso, intelijen baru. Supaya ke depan tidak lagi terjadi hal-hal semacam itu," kata Mahyudin di DPR, Jakarta, Senin (17/8/2015).
Dia menerangkan, TAP MPR masih menyebut PKI sebagai organisasi terlarang di Indonesia. Dengan TAP MPR ini, baik kegiatan, atribut dan bendera tidak boleh disebarluaskan.
"Karena ini TAP MPR-nya masih berlaku dan belum dicabut tentang pelarangan PKI," ujarnya.
Sekalipun munculnya logo PKI ini adalah sebagai seni teatrikal yang menceritakan kekejaman PKI, namun menurutnya, hal itu tetap tidak bisa ditolerir.
"Meski begitu tapi itu tidak boleh. Teatrikal kan bisa dengan cara lain untuk memperagakan penolakan PKI," ujarnya.
"Nah apakah itu kecolongan, penyusupan atau tidak disengaja. Itu tugas intelejen dan aparat," tambah Politisi Golkar itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara