Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus akan melakukan tindakan tegas kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Berbagai macam cara sudah dan akan dilakukan.
Terlebih setelah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim 13 aliran sungai yang sebelumnya penuh dengan sampah saat ini telah dapat diatasi. Ahok banyak merekrut pengawas kebersihan dan memasang kamera pengawas.
"Kita taruh tentara saja di situ. Kamu galak-galakan, lebih galak kita (petugas), dan kita pasang CCTV, mulai kita amatin. Ada perahu petugas juga yang akan terus mungutin sampah, dan kita monitor dengan CCTV, ini sampai bisa deteksi muka ini," kata Ahok.
Hal itu dikatakan Ahok ketika rapat koordinasi mengenai Pariwisata bersama Menteri Koordinasi bidang Kemaritiman Rizal Ramli di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2015).
"Kalau dia pasangin e-KTP, saya bisa taruh datanya dia siapa. Ini CCTV kita betul-betul canggih kayak film-film mission impossible, tapi ini asli ini. Kita (mau) pasang 6.000 (CCTV) seperti ini," jelas Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur itu juga menerangkan, para petugas kebersihan yang tersebar di Jakarta adalah pekerja harian lepas yang memang difokuskan untuk menangani masalah sampah. Sebuah digaji besar.
"Ini semua adalah pegawai harian lepas, yang kami gaji dengan UMP (selama) 13 bulan gaji, anak-anak kasih KJP, kita mau bangunkan rusun buat mereka, dan boleh naik Transjakarta gratis. Penghasilan mereka Rp4 jutaan sebenarnya kalau punya anak 2-3 anak kami yang urus, tidak ada alasan mereka tidak baik," kata Ahok.
Untuk diketahui, Pemerintah DKI saat ini juga telah memberlakukan sanksi bagi masyarakat yang kedapatan membuang sampah di jalanan dan sungai akan dikenai sanksi denda sebesar Rp500 ribu. Sanksi itu dapat diberlakukan setelah Pemprov DKI sudah memiliki Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2013 tentang Pengolahan Sampah yang mengatur tentang sanksi terhadap pelaku pembuang sampah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri
-
Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami
-
Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM
-
Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu
-
Viral Ojol Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan, KAI Murka: Kami akan Lapor Aparat!
-
Penting, Ini 5 Persiapan Finansial yang Mesti Dilakukan Agar Terus Cuan di Masa Pensiun
-
Setop Dapur MBG Baru! Pemerintah Bakal Audit dan Beri 'Rapor' Kinerja
-
Gaji Tembus Rp5,7 Juta! Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya bagi Warga Jakarta
-
Tolak Pidana LGBTQ, Koalisi Sipil: Jangan Alihkan Isu Korupsi MBG dan Rupiah!
-
Jelang Konbes Banser, Gus Ipul Tegaskan Peran Banser sebagai Pengabdian Ulama untuk Bangsa