Kepala Kepolisian Resor Kota Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, penyebab kebakaran yang terjadi di Medan Plaza Jalan Iskandar Muda, Sabtu (22/8/2015) dini hari masih diselidiki petugas.
"Sampai hari ini (Sabtu) pukul 13.30 WIB, kobaran api masih belum bisa dipadamkan petugas pemadam kebakaran," katanya kepada wartawan di lokasi kebakaran.
Ia menambahkan polisi baru bisa melakukan penyelidikan jika api sudah sepenuhnya padam dan situasi di lokasi menjadi tenang. Kita, ujarnya, belum bisa menyelidiki penyebab kebakaran atau asal-usul api yang menghanguskan hampir mencapai 80 persen bangunan Medan Plaza itu.
Dia menyebutkan, untuk menunggu selesainya pemadaman api yang membakar bangunan Medan Plaza itu, pihaknya akan fokus lebih dahulu pada pengamanan TKP agar tidak dimasuki masyarakat.
Ratusan warga yang ingin menyaksikan kebakaran itu, dilarang mendekati TKP, karena kobaran api masih berlangsung dan belum bisa dijinakkan petugas pemadam kebakaran.
Selain itu, di dalam gedung Medan Plaza itu, masih tampak api yang menyala dan dikhawatirkan dapat menimbulkan ledakan, karena di dalam bangunan banyak terdapat pakaian.
"Petugas kepolisian terus bekerja keras untuk menjaga segala lokasi maupun sudut agar masyarakat tidak bisa memasuki lokasi Medan Plaza yang masih terbakar dan menimbulkan suasana panas," kata mantan Kapolres Madina itu.
Mardiaz minta kepada rekan-rekan media massa agar dapat bersabar untuk menunggu penjelasan penyebab kebakaran tersebut, dan berikan waktu kepada petugas kepolisian untuk bekerja melakukan penyelidikan.
"Pengusutan mengenai penyebab kebakaran Medan Plaza itu harus lebih teliti dan ekstra hati-hati, dan Polresta Medan akan secepatnya menuntaskan kasus tersebut," kata Kapolresta Medan. (Antara)
Berita Terkait
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
-
Kebakaran Pagi Buta di Cideng: 1 Orang Tewas, 6 Rumah Hangus
-
Hari ke-13 Teror Api di Sleman: Pemilik Rumah Tidur 3 Jam Sehari, Kerugian Tembus Rp70 Juta
-
Gas dari Limbah Pemotongan Ayam Diduga Jadi Pemicu Utama Kebakaran Misterius di Sleman
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan