Suara.com - Pihak keluarga masih menunggu Janji Pemprov DKI Jakarta untuk menanggung seluruh biaya perobatan Eko Prasetyo (22), korban salah tangkap oknum Satpol PP yang saat ini masih dirawat di rumah sakit St Carolus, Jakarta Pusat.
"Pemprov janji ngeluarin suratnya hari Senin, doakan ya semoga terealisasi besok. Hari Senin itu bukti tertulis aja sih mengenai pembiayaan pengobatan korban sampai sembuh total," kata Yani (22) sepupu korban, Minggu (23/8/2015).
Dikatakan Yani, untuk biaya rumah sakit hingga saat ini tidak dibebankan kepada pihak keluarga.
Meski demikian, Yani masih menunggu penerbitan surat dari Pemprov DKI terkait penangggungan biaya selama Eko menjalani perawatan di rumah sakit.
"Mohon doanya saja biar Senin Pemprov bisa terbitkan suratnya mengenai tanggungan biaya perawatan korban sampai sembuh total," katanya.
Korban Penyerangan Satpol PP, Pemprov Tanggung Biaya Perobatan
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bakal menanggung seluruh biaya rumah sakit bagi warga yang menjadi korban penyerangan Satpol PP saat terjadi kericuhan di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2015) kemarin.
"Itu semua nanti kita tanggung," kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Eep Saefullah saat meninjau lokasi penggurusan, Jumat (21/8/2015).
Dikatakan Eep, pihaknya pun sudah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan perawatan kepada para korban penyerangan aparat.
"Saya sudah perintahkan Kadinkes Ibu Dian untuk merawat sebaik-baiknya. Nanti akan kita selesaikan," katanya.
Sebelumnya, Eko Prasetyo menjadi korban salah pukul Satpol PP saat kericuhan antara warga Kampung Pulo dan aparat gabungan, kemarin. Warga Gang Banten 8 itu dipukuli oknum Satpol PP hingga babak belur saat melitas lokasi bentrokan. Saat kejadian, diketahui Eko sedang menjemput adiknya yang sekolah di SD Negeri 01 Balimester. Eko dianggap menjadi salah satu provakator penyerangan aparat.
Terkait pemukulan itu, Eko mengalami luka cukup serius dan saat ini kondisinya masih di rawat di rumah sakit St Carolus, Jakarta Pusat karena mengalami pendarahan di otak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia