Suara.com - Utusan Korea Utara dan Korea Selatan akhirnya mencapai kesepakan untuk meredakan ketegangan militer setelah berunding secara maraton selama kurang lebih empat hari.
Dilansir dari Reuters, kesepakatan dicapai pada Selasa pagi (25/8/2015), dalam perundingan yang digelar di wilayah perbatasan area bebas militer.
Korea Utara menyatakan menyesal atas insiden ranjau darat yang melukai tentara Korsel, seemntara Korsel berjanji untuk menghentikan siaran propaganda anti Pyongyang.
Keduanya juga sepakat untu mengakhiri ketegangan kondisi pra perang dan akan menindaklanjuti pembahasan hubungan bilateral.
“Ini sangat berarti, bahwa dari perundingan ini Korut meminta maaf atas provokasi ranjau dan berjanji akan mencegah kejadian macam itu dan meredakan ketegangan,” kata penasihat keamanan Presiden Korsel, Park Geun-hye, Kim Kwan-jin, dalam sebuah pernyataan pers.
Sebelumnya Kim Jong Un melipatgandakan kekuatan militernya di perbatasan menyusul ultimatum kepada Korsel untuk menghentikan propaganda.
Kim memberi waktu dua hari, atau negara itu bakal meluncurkan rudal jarak pendeknya ke Korsel. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok