Suara.com - Menteri Pertahanan Korea Selatan Baek Seung-joo menyatakan kalau Pyongyang akan menembakkan 11 target ke zona bebas militer yang memisahkan kedua negara denan rudal, menyusul perintah persiapan perang yang disampaikan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kepada militernya.
Tensi kedua negara bertetangga ini meningkat setelah Korut menembakkan peluru sebagai protes atas propaganda Korsel. Sedangkan Korsel meresponnya dengan aksi artileri.
Korut rupanya tak tahan dengan propaganda yang sudah digembar-gemborkan Korsel dan berujung pada aksi militer.
Ulitimatum Korut berlaku untuk 48 jam untuk mengakhiri propaganda yang telah disampaikan kepada Korsel melalui kementerian pertahanan.
Adapun tengat waktu ultimatum itu adalah pada Sabtu pada pukul 05.00 sore waktu setempat.
Sedangkan Korsel tetap ngotot menyiarkan propaganda sampai Korut meminta maaf atas ledakan ranjau darat terbaru yang melukai dua tentara Korea Selatan di sepanjang zona bebas militer.
"Ada kemungkinan besar bahwa Korea Utara akan menyerang fasilitas loudspeaker," kata Baek.
Ada indikasi Korut sedang mempersiapkan untuk menembakkan rudal jarak pendek seperti dilansir , kantor berita Yonhap yang mengutip sumber pemerintah.
.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar