Suara.com - Bekas Ketua MK yang kini menjadi kandidat capim KPK, Profesor Jimly Asshiddiqie, mengaku kewalahan menghadapi tes wawancara sembilan anggota pansel KPK yang seluruhnya perempuan,
Baru dua orang bertanya dalam sesi tes tahap akhir wawancara, Jimly sepertinya sudah merasa seperti satu jam berada di depan sembilan anggota pansel KPK dan tak sabar ingin seegra selesai.
"Ini sudah satu jam belum," tanya Jimly saat tes wawancara yang diselenggarakan oleh Pansel KPK di Sekertariat Negara (Setneg), Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2015).
"Belum Pak Jimly baru setengah jam tes," jawab Ketua Pansel KPK Destry Damayanti.
"Kirain udah satu jam, kayaknya saya udah banyak ngomong," ujar Jimly.
Salah seorang anggota pansel KPK, Destry Damayanti meminta agar Jimly bersabar sampai semua anggota pansel menyampakan pertanyaan yang lebih serius dan mendalam.
"Belum kita masih banyak mau tanya, masih ada tujuh orang (mau) tanya," kata Destry.
Mendengar jawaban itu, Jimly langsung mengelus dada. Dia pun diminta oleh Tim pansel untuk minum air sebentar.
"Ngadepin satu orang ibu-ibu aja sudah stres apalagi ngadepin sembilan orang," tutupnya.
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya