Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad tiba di Kantor Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta, Kamis (2/7). [suara.com/Oke Atmaja]
Tim kuasa hukum Ketua KPK nonaktif Abraham Samad mendatangi Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Selasa (1/9/2015). Kedatangan mereka untuk meminta penjadwalan ulang pemeriksaan Abraham Samad sebagai tersangka penyalahgunaan wewenang.
"Kami minta ke penyidik agar pemeriksaan dijadwal ulang, karena hari ini Pak Samad kurang sehat dan tidak siap diperiksa. Kami juga bawa surat keterangan dari dokter," kata kuasa hukum Saor Siagian.
Semula, Abraham Samad akan diperiksa hari ini jam 10.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara setelah dikembalikan Kejaksaan Agung ke Bareskrim beberapa waktu yang lalu.
Salah satu alasan Abraham Samad tidak bisa memenuhi panggilan hari ini, kata Saor, karena kondisi tubuh sedang kurang bugar.
"Hanya kurang fit saja," ujarnya.
Sebelumnya, pada Rabu (24/6/2015), berkas perkara Abraham Samad dilimpahkan Bareskrim ke Kejaksaan Agung. Tapi kemudian kejaksaan mengembalikannya lagi ke Bareskrim karena belum lengkap.
"Kami minta ke penyidik agar pemeriksaan dijadwal ulang, karena hari ini Pak Samad kurang sehat dan tidak siap diperiksa. Kami juga bawa surat keterangan dari dokter," kata kuasa hukum Saor Siagian.
Semula, Abraham Samad akan diperiksa hari ini jam 10.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara setelah dikembalikan Kejaksaan Agung ke Bareskrim beberapa waktu yang lalu.
Salah satu alasan Abraham Samad tidak bisa memenuhi panggilan hari ini, kata Saor, karena kondisi tubuh sedang kurang bugar.
"Hanya kurang fit saja," ujarnya.
Sebelumnya, pada Rabu (24/6/2015), berkas perkara Abraham Samad dilimpahkan Bareskrim ke Kejaksaan Agung. Tapi kemudian kejaksaan mengembalikannya lagi ke Bareskrim karena belum lengkap.
Kasus Abraham Samad bermula dari laporan Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia, M. Yusuf Sahide, Kamis (22/1/2015). Laporan berdasarkan tulisan di blog berjudul "Rumah Kaca Abraham Samad."
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita
-
Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak
-
Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja
-
5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar
-
Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?
-
Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi
-
Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS
-
Dua Hari Berturut, Langit Kelapa Gading Tercemar Asap Kebakaran Sampah
-
Momen Saling Puji PM Thailand dengan Menlu China: Kamu Tampan, Kamu Juga!
-
DPR Murka, Debt Collector Gunakan Ambulans dan Damkar untuk Tagih Utang