Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai Pendataan Ulang PNS Elektronik tahun 2015 bisa dilakukan cepat asalkan para pegawai niat mengisinya.
"Logika saya ini kan isi masing-masing bukan diisiin bukan mendaftar ke SKPD (satuan kerja perangkat daerahnya), paling setengah jam doang (kelar) pulang kerja sambil nge-print atau hari kerja jam istirahat juga bisa, masing-masing kerja aja ada komputer," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (2/9/2015).
Untuk daftar ulang data diri PNS, silakan buka situs https://pupns.bkn.go.id. Pendaftaran dimulai dari 1 September sampai 31 Desember 2015.
Ahok menyarankan sanksi pecat bagi PNS yang tak segera meng-update data diri mereka.
"Nggak usah sampai akhir Desember, kalau akhir Desember belum ngisi, pecat saja, nggak niat jadi PNS dong berarti itu," ujarnya.
Ahok menjelaskan pengisian ulang data PNS bukan dimulai dari awal, namun hanya meng-update data diri. Contoh, ketika masuk PNS baru lulus SMA dan sekarang sudah menempuh gelar S1.
"Dan ini bukan ngisi dari 0 lho ngisinya, dia udah punya nomor induk kepegawaian, jadi hanya mengubah, misal data dia dulu SMA sekarang udah S1, (atau yang dari) S1 udah jadi S2 atau doktor," kata Ahok,
Hal itu diatur berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara, untuk menjamin keterpaduan dan akurasi data dalam sistem informasi aparatur sipil negara, setiap instansi pemerintah memutakhiran data pegawai secara berkala dan menyampaikan kepada badan kepegawaian negara.
Untuk mendukung pengelolaan manajemen ASN, maka telah ditetapkan peraturan kepala BKN nomor 19 Tahun 2015 tentang pedoman pelaksanaan pendataan ulang secara elektronik tahun 2015.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Perkuat Inovasi D-Bank PRO dan Hadirkan Ragam Promo untuk Nasabah
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset
-
Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai