Suara.com - Pemerintah Kabupaten Boyolali mengklaim surplus pangan saat Indonesia dilanda kekeringan. Sehingga Boyolali berpotensi swasembada.
Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Boyolali Juwaris menjelaskan ketersediaan pangan di Boyolali hingga akhir Agustus 2015 mengalami surplus sekitar 137 ribu ton setara beras.
Ia mengatakan realisasi produksi pangan di Boyolali hingga Agustus 2015 mencapai 229.685 ton gabah kering panen dengan luas panen sekitar 41 ribu hektare.
Dia mengatakan ketersediaan pangan mencapai 202.917 ton setara beras, sedangkan kebutuhan pangan di Boyolali mencapai 65.917 ton per tahun dengan jumlah penduduk 947.813 jiwa.
"Sehingga ketersediaan pangan di wilayah ini masih surplus," katanya di Boyolali.
Surplus itu diklaim berkat meningkatnya kesadaran para petani untuk terus lebih giat lagi mendukung pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Produksi beras melimpah di sejumlah sentra padi, terutama di wilayah Boyolali selatan, seperti Banyudono dan Ngemplak, karena memiliki sarana irigasi teknis yang bisa melayani kebutuhan petani sepanjang tahun.
Bahkan, katanya, petani yang memanfaatkan lahan tadah hujan, kini memilih menanam palawija, seperti kacang tanah dan jagung.
Hal itu, katanya, sesuai dengan musim kemarau saat ini. Mereka membuat sumur di lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan tanamannya.
Ia menjelaskan tentang salah satu strategi menjaga ketahanan pangan di Boyolali, yakni melalui pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMD). Lumbung itu menjadi penyimpanan cadangan beras yang bisa digunakan sewaktu-waktu dalam kondisi darurat.
"Memang idealnya setiap desa memiliki satu lumbung pangan yang berguna untuk menunjang ketahanan pangan masyarakat, khususnya pada waktu musim paceklik seperti saat ini," katanya.
Hingga saat ini, realisasi jumlah lumbung padi di Boyolali baru 47 lumbung yang tersebar di 16 kecamatan dengan kapasitas sekitar 50 ton.
"Pada pembuatan LPMD tersebut sudah ada embrionya dari desa yang dikelola oleh lembaga kelompok tani, termasuk ketersediaan lahan untuk lumbung. Kami akan mendorong dan memfasilitasi berdirinya lumbung," katanya.
Ia mengatakan dari total 47 LPMD di 47 desa tersebut, 20 lembaga di antaranya telah didaftarkan ke notaris sehingga sudah berbadan hukum.
"Boyolali pada tahun ini juga mendapatkan penghargaan dalam bidang ketahanan pangan terbaik di Jateng," kata Juwaris.
Ia menjelaskan daerah setempat memiliki komitmen kuat terkait dengan kebijakan ketahanan pangan, di antaranya kebijakan Bupati Boyolali untuk mempertahankan lahan pertanian agar bisa berproduksi secara berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!
-
Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?
-
Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air
-
Tiga Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan dari Lebanon
-
'Masih Mau Jamin Keamanan Israel?' Jurnalis Muhammad Husein Tagih Janji Prabowo Usai 3 TNI Gugur