News / Nasional
Rabu, 09 September 2015 | 14:07 WIB
Calon jamaah haji tertua, Soerjanto Muhammad Hadi Suparjo saat ditemui di kediamannya Tipes, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2015). [suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Soerjanto Muhammad Hadi Suparjo (90) merupakan calon jamaah haji tertua dari Solo, Jawa Tengah. Diusianya yang sudah kepala sembilan, lelaki yang akrab disapa Soerjanto ini masih terlihat segar dan sehat.

Soerjanto akan diberangkatkan pada 16 September 2015 bersama dengan 368 calon jamaah haji dari Solo. Dia tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa berangkat menjalankan rukun Islam yang kelima, yakni ibadah haji ke tanah suci Mekah.

Sejak pensiun pada 68 tahun yang lalu, dia selalu menyisihkan gaji setiap bulan rata-rata Rp800 ribu-Rp900 ribu untuk tabungan haji.

Sampai suatu hari ketika dia akan menjenguk cucu yang sedang sakit di Semarang, tiba-tiba ditelepon petugas bank.

Petugas bank meminta Soerjanto melunasi kekurangan biaya naik haji.

"Ya terkejut saja bisa secepat ini saya diberangkatkan naik haji. Soalnya, kalau melihat jadwalnya masih lama saya bisa berangkat naik haji," kata warga Nirbitan RT 3, RW 3, Serengan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2015).

Soerjanto pun segera melunasinya. Akhirnya tahun ini dia berangkat ke Tanah Suci.

Lelaki kelahiran Klaten, 2 Agustus 1925, akan berangkat seorang diri ke Tanah Suci. Soerjanto mengaku tidak begitu mempermasalahkan kesehatan. Pasalnya, setiap habis salat Subuh selalu melakukan olahraga jalan cepat di jalan sekitar kampung. Olahraga itu ia lakukan rutin setiap hari kecuali Minggu.

"Biasanya satu jam saya olahraga. Kalau Minggu libur saya buat untuk istirahat," kata pensiunan Guru SGON Surakarta.

Dia berharap selalu diberikan kesehatan dan kekuatan selama melaksanakan ibadah haji di Mekah. Bahkan, dalam doanya bisa menjadi haji mabrur. (Labib Zamani)

Tag

Load More