Suara.com - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta menyiapkan lampu lalu lintas khusus pesepeda yang dipasang di sejumlah simpang jalan. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan bagi pengguna sepeda.
"Saat ini masih dalam proses lelang dan diharapkan sudah bisa direalisasikan sebelum akhir tahun," kata Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Windarto di Yogyakarta, Rabu (9/9/2015).
Menurut dia, alat pemberi isyarat lalu lintas bagi pesepeda hanya terdiri dari dua lampu yaitu hijau dan merah yang diberi logo sepeda guna membedakan dengan lampu lalu lintas untuk kendaraan bermotor.
Lampu lalu lintas khusus sepeda tersebut akan menyala hijau lebih awal dibanding nyala hijau untuk kendaraan bermotor sehingga pesepeda memiliki waktu yang cukup untuk mencapai jarak aman sebelum disusul oleh kendaraan bermotor.
"Jeda waktu nyala lampu hijau antara sepeda dengan kendaraan bermotor hanya beberapa detik saja. Harapannya, keamanan pesepeda bisa meningkat," katanya.
Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta menganggarkan dana sekitar Rp468,4 juta untuk pengadaan lampu lalu lintas khusus sepeda. Lampu akan dipasang di enam titik di antaranya simpang Gondomanan dan Pojok Beteng Timur.
Selain menganggarkan dana untuk pengadaan lampu lalu lintas, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta juga akan melakukan perbaikan terhadap sejumlah ruang tunggu sepeda di tiap simpang namun menunggu penyelesaian pekerjaan pemeliharaan jalan yang akan dilakukan Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah.
Windarto menyebut pemerintah telah melakukan sejumlah upaya untuk memberikan fasilitas kepada pesepeda di antaranya adalah ruang tunggu sepeda yang terletak di bagian paling depan di tiap lengan simpang, jalur khusus sepeda, dan parkir sepeda.
"Belum ada peraturan daerah atau peraturan apapun untuk mendukung keberadaan fasilitas tersebut. Namun, ruang tunggu tersebut menjadi rambu yang harus ditaati oleh oleh pengguna kendaraan sesuai Undang-Undang Lalu Lintas," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger