Suara.com - Sebelum melanjutkan penerbangan ke sejumlah negara Timur Tengah, rombongan Presiden Joko Widodo singgah di Aceh. Mereka melakukan Salat Jumat.
Presiden Jokowi yang ditemani sejumlah menteri kabinet kerjanya, tiba di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, sekitar pukul 12.45 WIB dengan menumpangi peswat khusus kepresidenan.
Kedatangan Presiden Jokowi disambut langsung sejumlah petinggi di Aceh seperti Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Walinanggroe Malik Mahmud Al Haytar, Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjend TNI Agus Kriswawanto dan Kapolda Aceh Irjend Pol Husein Hamidi.
Pantauan suara.com di lokasi, setelah beristarhat sejenak di ruang utama penyambutan para negara, Presiden Jokowi langsung melaksanakan Salat Jumat di komplek Lanud SIM.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke 3 negara di Timur Tengah (Timteng). Sejumlah agenda mulai dari memperkuat kerja sama bidang ekonomi, dan alutsita. Hingga perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI).
Sebelumnya Jokowi bertolak ke Timur Tengah untuk melakukan kunjungan ke Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab (PEA), dan Qatar. Dalam kunjungan di tiga negara tersebut, Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Salman bin Abdulazis di Jeddah, Arab Saudi. Jokowi akan bertemu Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota PEA, di Abu Dhabi. Jikowi juga akan bertemu Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, Emir Negara Qatar di Doha, Qatar. Kepala Negara menegaskan bahwa Arab Saudi merupakan mitra dagang terbesar RI di kawasan Timur Tengah.
Sedangkan PEA merupakan tujuan utama ekspor Indonesia ke Timur Tengah. Sementara Qatar merupakan penyumbang investasi terbesar, termasuk investasi portofolio, dari Negara Timur Tengah ke Indonesia secara kumulatif. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT