Suara.com - Mantan Suami Sekretaris Direktur Utama XL Hayriantira alias Rian (37), Dian Wijayana (37) melaporkan kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan kuasa hukum keluarga Rian. Pasalnya, dia merasa dituduh ikut terlibat dalam pembunuhan yang dilakukan Andy Wahyudi (38).
Dian yang didampingi pengacaranya, Aloy Samosir, melaporkan dua pengacara, Rian Rivai Kusumanegara dan R Dwiyanto Prihartono ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut tertuang dalam LP/3734/IX/2015/PMJ/Ditreskrimsus 15 September 2015.
"Buat LP (laporan) atas konpres kuasa hukum ibu Rian. Karena dimuat diberbagai media elektronik menggangu kenyamanan klien kami," kata Aloy di Polda Metro Jaya, Selasa (15/9/2015).
Menurutnya, informasi yang diberikan pengacara keluarga Rian tidak benar. Aloy pun menantang kedua pengacara itu untuk membuktikan tudingan itu kepada aparat kepolisian.
"Berita itu tidak benar dan andaikan itu benar, lapor polisi. Mereka coba buat opini kalo Dian terlibat. Sehingga dia tercemar," katanya.
Terlebih, Aloy menilai kedua pengacara tersebut hanya memanfaatkan kasus Rian untuk mengangkat popularitas semata.
"Karena dia harus memberikan perlindungan hukum karena tujuannya ada dua, numpang popular dan kedua menggangu psikoligis klien kami," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Trump 'Cuci Tangan', Marahi Israel Serang Ladang Gas South Pars Milik Iran
-
KWP Salurkan 2.000 Sembako Jelang Idul Fitri 2026, Sasar Hingga Pelosok Desa
-
Libur Lebaran di Jakarta, Transjakarta Operasikan Bus Atap Terbuka hingga Rute Pesisir PIK
-
Pemudik Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk, Kemenhub Pastikan Jenazah Dipulangkan ke Kebumen
-
Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek
-
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diduga Terstruktur, Koalisi Sipil Soroti Peran Aktor Intelektual
-
Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara
-
DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke
-
Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik
-
Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras