Suara.com - Terdakwa kasus suap Hakim dan Panitera PTUN Medan, O.C Kaligis kecewa dengan sikap jaksa yang menolak membuka blokir rekening kantor pengacara Kaligis and Associates yang dinilai tidak ada kaitannya dengan kasus.
"Kan yang didakwa saya sendiri. Dari tahun ke tahun uang itu dipakai untuk mebayar gaji. Karyawan saya sudah ratusan yang di PHK karena perusahaan tidak bisa membayar gaji mereka,'' kata Kaligis saat menghadiri sidang tanggapan Jaksa di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015).
Kaligis juga memprotes penetapan status tersangka dirinya yang terjerat kasus suap. Menurutnya, pemblokiran rekening hanya bisa diterapkan pada tersangka kasus penucian uang dan korupsi uang negara.
"Saya mohon jika saya yang mau dijadikan target, ya saya saja. Jangan karyawan saya yang tak ada hubungannya dengan kasus saya ikut dibawa-bawa,'' kata Kaligis.
Dia mempertanyakan, apa hubungan antara kasus suapnya ini dengan pemblokiran rekening.
Sementara itu, ketua majelis hakim, Sumpeno mengatakan, pihaknya akan tetap akan menerima masukan soal pemblokiran rekening ini baik dari pihak jaksa maupun O.C. Kaligis sendiri.
"Hari ini majelis waktunya mendengarkan tanggapan dari penuntut umum. Kalaun pun dikabulkan belum bisa sekarang, kalau ditolak juga belum bisa sekarang,'' kata Sumpeno.
Dalam tanggapan yang dibajakan Jaksa Yudi Kristiana, tim jaksa menolak membuka rekening milik OC Kaligis, termasuk rekening kantor Kaligis and Associates.
"Bahwa penanganan kasus suap O.C. Kaligis tidak berdiri sendiri, melainkan berhubungan dengan adanya perkara lainnya. Termasuk rekening terdakwa yang diduga ada hubungannya kasus yang sedang dilakukan," kata Yudi.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
-
BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026
-
KPK: Pemeriksaan Gus Alex oleh Auditor BPK Fokus Hitung Kerugian Negara
-
Vonis 6 Bulan untuk Demonstran: Lega Orang Tua, Tapi Ada yang Janggal Soal Kekerasan Polisi!
-
Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam
-
Gabung PSI, Rusdi Masse Dijuluki 'Jokowinya Sulsel' dan Siap Tempati Posisi Strategis DPP
-
Ray Rangkuti Kritik Standar Etika Pejabat: Jalur Pintas hingga DPR Jadi 'Dewan Perwakilan Partai'
-
Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan
-
Tunggu Hal Ini Lengkap, Kaesang Bakal Umumkan Sosok 'Mr J' di Waktu yang Tepat
-
Transjakarta 'Nyerah' Diterjang Banjir, Momen Penumpang Diangkut Truk di Daan Mogot Viral