Suara.com - Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan memanggil pengelola Sekolah Internasional Global Sevilla School di Puri Kembangan, Jakarta Barat, dan SDN 07 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terkait kasus dua anak sekolah yang meninggal dunia.
"Saya sudah memberitahu teman-teman di Komisi E untuk panggil itu kepala dinas (pendidikan), sudin (suku dinas pendidikan), dan kepala sekolah," kata Wakil Ketua DPRD DKI, Muhammad Taufik, di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2015).
Dalam pertemuan nanti, Selasa (22/9/2015), Komisi E akan meminta pengelola sekolah menjelaskan peristiwa tersebut.
Kalau pengelola sekolah terbukti lalai mengawasi anak didik, Komisi E setuju pengelolanya dicopot.
"Jadi kalau kepala sekolah lalai ganti dong, kasih sanksi ada orang mati. Besok saya memimpin rapat banggar (badan anggaran) itu dimulai dengan soal kedukaan terhadap dunia pendidikan di Indonesia," kata Taufik.
"Datang ke sekolah, minta keterangan kenapa bisa terjadi seperti itu. Apapun kejadiannya harus ada konsekuensi yang diterima oleh sekolah itu. Siapa yang bertanggungjawab terhadap sekolah? Ya kepala sekolah," Taufik menambahkan.
Seperti diketahui, murid kelas 3 SD Sekolah Internasional Global Sevilla School, Gabriella Sheryl Howard, meninggal dunia pada Kamis (17/9/2015). Dia tenggelam saat mengikuti ujian praktek renang.
Sehari kemudian, murid SDN 07 berinisial NAA (8) meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan temannya yang berinsial R (8) pada Jumat (18/9/2015).
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat