Suara.com - Dalam perayaan Idul Adha pekan ini, Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) bekerjasama dengan beberapa komunitas untuk menyalurkan hewan kurban bagi masyarakat tidak mampu atau kaum duafa.
Adapun komunitas yang ikut terlibat dalam penyaluran hewan kurban ini di antaranya yakni Komunitas Swanayaka Indonesia Regional Jakarta, Suzuki Jeep Indonesia, dan Madani Community.
"Nanti di sini bersama komunitas secara teknis penyaluran kurban ke masyarakat yang membutuhkan ini tepat sasaran. Karena kita tidak ingin melihat penyaluran hewan kurban ini setiap tahunnya hanya di kota-kota aja hanya terkonsentrasi di titik-titik tertentu," kata Koordinator Qurban Nasional Lazismu Nazhori Author di gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2015).
Untuk pendistribusian hewan kurban tahun ini mengusung tema kurban bersama untuk sesama. Penyaluran hewan kurban sudah ditentukan dengan kriteria Pak Kumis yakni singkatan dari kawasan padat, kumuh, pedalaman, pelosok terpencil dan kantong-kantong kemiskinan.
"Kita mempunyai kawasan atau daerah penyaluran se-Indonesia ini dengan nama Pak Kumis. Sejak 2008 sudah kita munculkan, Pak Kumis ini penyaluran hewan kurban yang berhak menerimanya," katanya.
Adapun penyaluran hewan kurban yang juga melibatkan komunitas ini akan diserahkan ke daerah-daerah seperti Jakarta, Purwakarta, Subang, dan Bogor. Selain menyalurkan hewan kurban, pihaknya bersama komunitas juga akan melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
"Bersama komunitas kita langsung ke lokasi, kita sudah survei sebelumnya secara demografi, kondisi masyarakatnya seperti apa, nanti kita juga ada pelayanan kesehatan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman