Suara.com - Lima belas orang tewas sementara 20 lainnya mengalami luka-luka dalam insiden penembakan di sebuah kampus di Roseburg, Oregon, Amerika Serikat, hari Kamis (1/10/2015) waktu setempat. Pihak berwenang setempat sudah menangkap tersangka yang terlibat dalam peristiwa berdarah tersebut.
CNN melaporkan, salah satu korban luka adalah seorang perempuan yang mengalami luka tembak di dada. Belum ada informasi lanjutan mengenai kondisi korban luka lainnya.
Kepada Reuters, seorang juru bicara dari kantor Sherrif Douglas County membenarkan soal adanya aksi penembakan di Kampus Umpqua Community College di Roseburg. Namun, juru bicara tersebut mengaku belum mendapat informasi lain.
Surat kabar setempat menyebutkan, setelah mendapat laporan dari lapangan, petugas kepolisian langsung ke TKP Kamis pagi pukul 10.40. Ada kabar yang mengatakan bahwa pelaku penembakan sudah dilumpuhkan.
Juru bicara Mercy Medical Center di Roseburg, Shelly Stefanich, mengatakan bahwa rumah sakit mereka hanyalah pusat pelayanan medis satu-satunya di kota kecil tersebut. Namun, dirinya tidak bersedia menyebutkan berapa banyak korban luka yang dilarikan ke rumah sakit tersebut.
Media lokal lainnya mengabarkan, polisi langsung melakukan penyisiran di kampus tempat terjadinya penembakan. Media tersebut juga menyebut, beberapa agen ATF, atau Biro Khusus AS yang menangani kasus Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak sedang dalam perjalanan ke Roseburg. (Reuters)
Berita Terkait
-
DOR! Tembakan Terdengar di Gedung Pengadilan Jerman Saat Sidang Kasus Pembunuhan Berlangsung
-
Politisi Gerindra Lampung Tengah Ditahan, Senjata Ilegal Jadi Bukti
-
Begini Kondisi Kantor Travel di Jatinegara Pasca Aksi Penembakan oleh Eks Suami Artis Cut Keke
-
Brigadir Polisi Tewas Ditembak OTK Saat Hendak Ambil Uang di ATM
-
Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak, Pelaku Langsung Diamankan di Lokasi
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini
-
PDIP Dukung Pernyataan Dasco: Pemimpin Harus Cetak Keberhasilan Sebelum Pikirkan Periode Kedua
-
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump