Suara.com - Maskapai Aviastar membantah, izin terbang maskapai perusahan itu dicabut oleh Kementerian perhubungan (kemenhub), menyusul kecelakaan pesawat itu di Sulawesi Selatan.
Hal itu sampaikan Komisaris PT Aviastar Mandiri Sugeng Triyono saat ditemui di kantor utama Aviastar di Puri Sentra Niaga, Kalimalang, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2015).
"Sembilan dari 10 pesawat yang dimiliki PT Aviastar Mandiri masih boleh terbang," kata Sugeng.
Sugeng Triyono menjelaskan, izin terbang maskapai Aviastar saat ini bukan pesawat komersil untuk penerbangan berjadwal, melainkan untuk pesawat carteran.
"Kita tidak bisa melakukan penjual tiket seperti biasanya, hanya menerima untuk booking, carter itu masih bisa jadi pesawat kita masih bisa terbang," kata Sugeng.
Menurutnya penurunan izin menjadi hanya pesawat cateran akibat berkurang nya jumlah pesawat yang beroperasi karena kecelakaan dan menyebabkan 10 penumpangnya tewas.
"Kita punya 10, tetapi karena insiden satu jatuh, jadi ada 9 pesawat dan tidak memenuhi syarat untuk bisa menjadi terjadwal," tuturnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi