Suara.com - Jajaran Polda Metro Jaya masih terus bergerak mengusut dan memburu tersangka pembunuhan Putri Nur Fauziah alias Eneng (9). Korban ditemukan tewas mengenaskan di dalam kardus pada Jum'at (2/10/2015) dijalan Sahabat, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
"Kita tadi baru saja mengadakan rapat dengan Kapolda untuk gelar perkara. Dari masing-masing tim penyidik, dan tim pendukung untuk memaparkannya. Dari atas rekomendasi, kami masih harus mencukupi dan mencari satu alat bukti lagi," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti di kantornya, Jakarta, Jum'at (9/10/2015) malam.
Karena kurangnya alat bukti, hingga saat ini polisi masih belum bisa menetapkan tersangka. "Diupayakan malam ini. Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus PNF," ujarnya.
Polisi masih akan terus mencari dan mengumpulkan alat bukti lainnya guna untuk mencari tahu pelaku pembunuhan tragis tersebut. Rencananya, setelah cukup bukti identitas tersangka akan disampaikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian.
"Dari hasil malam ini besok akan dibawa rapat jam 13.00 WIB, dan kalo memang ketemu alat bukti lainnya. Pada Pukul 14.00 WIB Kapolda nanti yang akan menyampaikan langsung. Dan dari hasil BAP tentang pencabulan, nantinya kami akan kembangkan," ujarnya lagi.
"Masih belum cukup. Dan malam ini masih coba untuk mencukupi alat bukti lagi. Dan apabila nantinya didapatkan alat bukti, malam ini mudah-mudahan dan Itu janji Kapolda," tutup Khrisna.
(Nur Habibie)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?