Suara.com - Hutan di kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) seluas 18,5 hektare terbakar selama musim kemarau.
Kepala Bidang Teknis Konservasi Balai Besar TNLL, Ahmad Yani, di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu (10/10/2015), menyebutkan hutan yang terbakar itu tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Sigi dan Kabupaten Poso.
TNLL, kata dia, sebagian kawasan lindung masuk dalam wilayah Kabupaten Poso dan sebagian lagi Kabupaten Konservasi Sigi. Total luas areal Kawasan TNLL sekitar 217 ribu hektare.
Hingga kini masih ada titik-titik api yang belum padam dan lokasinya cukup sulit untuk dijangkau. Namun, pihak pengelolah Taman Nasional bersama aparat TNI, anggota masyarakat mitra polhut dan juga sejumlah instansi terkait tetap berupaya melalukan langkah-langkah pemadaman.
Menurut dia, hujan beberapa hari ini sangat membantu dan titik api tidak lagi meluas. Faktor utama terjadinya kebakaran hutan, kata Yani, dikarenakan ada warga yang membuka lahan kebun di sekitar kawasan dengan membakar.
Karena musim panas dan angin kencang, api kemudian merambat ke dalam Kawasan Taman Nasional itu.
Beberapa titik kebakaran lainnya karena ada orang yang sembarangan membuang putung rokok dan juga membakar lahan (alang-alang) untuk kepentingan pakan ternak.
"Itu yang menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dalam Kawasan Taman Nasional," ujar Yani seraya mengimbau masyarakat untuk tidak lagi melakukan tindakan tersebut karena bukan hanya merugikan pemerintah, masyarakat, tetapi juga diri sendiri. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar