Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimis dengan target masuk menjadi partai politik papan atas dalam pemilu legislatif 2019 mendatang bisa terpenuhi.
"Menjadi partai papan atas secara nasional, tentu saja targetnya sudah dicanangkan di atas sepuluh persen dalam pemilu leguislatif pada tahun 2019 nanti," kata Ketua Komisi dan Organisasi Kewilayahan DPP PKS, DR. Siswono di Ambon, Senin.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, partai berlambang padi dan kapas ini terus melakukan pembenahan internal dan membentuk organisasi kepengurusananya sampai pada tingkat kelurahan.
Menurut Siswono, mudah-mudahan dengan konsolidasi lebih awal ini masih ada waktu yang leluasa untuk konsolidasi dan rekrutmen para kader serta basis masa sehingga dirinta yakin ada semangat untuk mencapai target tersebut.
Soliditas di dalam tubuh partai juga semakin terpelihara dan saat ini PKS melakukan kegistan musyawarah wilayah pada semua tingkat wilayah di tanah air.
"Presiden partai di Jawa Barat, saya ke Maluku, salah satu ketua di Manado dan Papua jadi ada serentak muswilnya diselesaikan," ujarnya.
Sehingga tidak ada masalah untuk kepengurusan tingkat wilayah, dan yang ada nanti kemungkinan di tingkat kabupaten/kota atau daerah-daerah yang memang kader PKS masih minim, bahkan mungkin belum ada samasekali.
Kepengurusan partai pada tingkat DPD saat ini sudah terbentuk seluruhnya kecuali yang DPC ditargetkan sampai 95 persen dan yang tingkat ranting diharapkan 75 persen sudah terbentuk.
Siswono yang juga mantan Menteri Pertanian ini menjelaskan, kontribusi kader PKS terhadap calon-calon kepala daerah tidak mempengaruhi dana kampanye partai.
Karena semuanya ada kepanitiaannya dan nanti dipertanggungjawabkan, seperti pada saat munas sebelumnya, dengan gerakan lima puluh ribu (Galibu) per kader, ternyata dalam waktu tidak lebih dari dua pekan sudah terkumpul hampir Rp2 miliar.
"Itu berarti kekuatan kader sendiri luar biasa, ada yang menyumbang terkecil Rp50.000 dan ada juga yang lebih dari Rp1 juta," tandas Siswono.
Sehingga kekuatan kader inilah yang menjadi andalan ke depan karena selama ini memang juga para kader yang berpartisipasi untuk kemenangan dalam pemilu legislatif maupun pemilihan kepala daerah.
Jadi sejauh ini tidak ada masalah dengan dana kampanye partai dan nantinya akan ada audit yang bisa dipertanggungjawabkan.
Kunjungan kerja Siswono ke Ambon selaku wakil ketua DPP PKS untuk melantik sembilan anggota dewan pimpinan tertinggi wilayah (DPTW) provinsi periode 2015-2020 pada kegiatan muswil ke-4 PKS. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing
-
Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya