Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mendatangi kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang terletak di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/10/205) siang.
Prasetio datang untuk melayangkan protes terkait rencana pengelolaan lahan parkir di gedung DPRD. Ia protes karena menurut informasi yang diterimanya akan ada pemberlakuan tarif parkir per jam Rp2.000.
"Tadi saya ngomongin masalah parkir depan ini, ini kan kantor rakyat. Di mana kantor rakyat itu kalau dipasangin kaya gini (palang masuk kendaraan) kan juga nggak baguslah," kata Prasetio di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
"Kalau sampai dikenakan biaya parkir, saya keberatan dan saya komplain," Prasetio menambahkan.
Prasetio menegaskan gedung DPRD merupakan rumah rakyat Jakarta dan seharusnya masyarakat yang datang ke sana tidak perlu dipungut biaya parkir.
Prasetio mengungkapkan ketidaksukaannya kalau Ahok secara sepihak mengatur tempat parkir di gedung DPRD. Ia meminta Ahok berkoordinasi terlebih dahulu sebelum membuat aturan main.
"Ini rumah tangga saya, DPRD saya yang kendalikan, artinya dengan keterbukaan dan transparansi saya selama memimpin juga harus diberi hak. Itu harus dihargai oleh Pak Gubernur," kata Prasetio.
Kebijakan Ahok tersebut menyusul laporan ada oknum pejabat yang melakukan pemungutan liar di tempat parkir dewan.
"Ya supaya resmi," kata Ahok di Balai Kota DKI baru-baru ini.
Ahok mengatakan sosialisasi pengarutan tempat parkir sedang dilaksanakan. Setelah itu, nanti akan ditentukan tarif parkirnya.
"Ya. Nanti baru kita atur (tarif parkirnya seperti apa)," kata dia.
Gara-gara tempat parkir itu pula Ahok mencopot Sekretaris Dewan DPRD Jakarta Ahmad Sotar Harahap pada Jumat lalu (4/9/2015).
Berita Terkait
-
Ketua DPRD DKI Setuju Usul Komisi D Kunjungan ke Belanda
-
Anggota DPRD DKI Pakai Pelat Palsu, Lulung: Teman-teman Malas!
-
Ketahuan Palsukan Plat Mobil, Anggota DPRD DKI Mulai Mengurusnya
-
Anggota Palsu Plat Nomor Mobil Dinas, DPRD DKI: Mungkin Tak Tahu
-
Pimpinan DPRD DKI: Tilang Anggota Dewan Pemalsu Plat Mobil Dinas
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!