Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai kinerja Presiden Joko Widodo memimpin pemerintahan sudah baik sehingga patut diberikan poin delapan.
"Saya melihat Presiden Jokowi adalah figur pekerja keras tapi berjiwa sederhana," kata Ruhut Sitompul pada diskusi "Evaluasi Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Menurut Ruhut, banyak bentuk-bentuk kesederhanaan dari Presiden Jokowi yang patut menjadi contoh teladan.
Bentuk kesederhanaan tersebut, kata dia, mulai dari pakaian yang sederhana sampai duduk di pesawat terbang pun memilih di kelas eknomi.
"Pak Jokowi sederhana, tapi sikapnya tegas," katanya.
Ruhut menilai, kinerja Presiden Joko Widodo memimpin pemerintahan terutama di bidang ekonomi, hukum, politik, dan instruktur sudah berjalan baik.
Anggota Komisi III DPR RI ini menjelaskan, di bidang ekonomi antara lain, Pemerintah mampu meredam melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang sekarang berada di posisi Rp13.700.
Di bidang hukum, kata dia, Presiden Jokowi bersikap tegas dengan memerintahkan eksekusi terhadap sejumlah terpidana mati.
Kemudian di bidang politik, menurut dia, dinamika politik di parlemen yang awalnya terjadi kompetisi keras saat ini sudah kondusif dan berjalan baik.
Pada kesempatan tersebut, Ruhut yang mengaku sebagai tim sukses pasangan Jokowi-Jusuf Kalla pada pemilu presiden 2014, memimta semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada Presiden Jokowi untuk bekerja.
"Pak Jokowi baru setahun bekerja, jangan langsung direcoki," katanya.
Dia mengakui, pada era demokrasi saat ini, semua pihak bebas menyampaikan pendapatnya, tapi harus bertanggung jawab.
Era demokrasi ini, kata dia, memberikan dampak pada proses legislasi proses pembuatan UU berjalan lebih lambat, karena ada banyak fraksi dan semuanya bisa sampaikan pendapat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digita?
-
Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons
-
Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM
-
Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?
-
Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi
-
Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah
-
KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak
-
Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan