Suara.com - Saking geramnya dengan PT. Godang Tua Jaya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan memutus kontrak kerjasama dengan pengelola sampah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, itu.
Menanggapi ancaman Ahok, Direktur Utama PT. Godang Tua Jaya Rekson Sitorus mengatakan kalau benar kontrak kerjasama diputus secara sepihak, itu berarti melanggar undang-undang.
"Kalau Jakarta misalnya memutus sepihak kan tidak baik. Itu kan pelanggaran konstitusi. Negara kita kan negara hukum," kata Rekson, Senin (26/10/2015).
Rekson tidak terima dinilai wanprestasi dalam pengelolaan sampah oleh Ahok. Ia mengatakan apa yang dilakukan Godang Tua Jaya dalam mengelola sampah warga Jakarta sudah sesuai kontrak.
"Sampai sekarang kita tidak merasa wanprestasi. Kalau soal masalah pengelolaan sampah, jelas kita ada pembagian tugas," katanya.
"Hubungan kerjasama antar pemerintah daerah kota dan pemerintah provinsi DKI Jakarta ada perjanjian kerjasama operasional PTSP Bantargebang selama 20 tahun. Kami selaku Godang Tua nggak mengetahui kerjasama mereka," katanya.
"Kami selaku Godang Tua tugasnya adalah mengelola sampah dan dituangkan ke dalam kontrak, di dalam kontrak itu masing-masing pihak ada hak dan kewajiban, kewajiban Godang Tua sampai saat ini apa yang dituangkan di dalam kontrak nggak ada wanprestasi," Rekson menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih
-
Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?
-
Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
-
Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara
-
PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli
-
Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?
-
Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?