Jaksa Agung Muhammad Prasetyo [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan pihaknya tengah menyidik kasus restitusi pembayaran pajak PT. Mobile 8 Telecom (PT Smartfen). Mayoritas saham perusahaan telekomunikasi ini dimiliki oleh Hary Tanoesoedibjo (HT), Ketua Umum Partai Perindo yang juga boss MNC Grup.
Nanti kami telusuri. Siapapun di belakangnya akan kami lakukan pendalaman (usut) kasus tersebut," kata Prasetyo di gedung Kejaksaan Agung, Jumat (30/10/2015).
Namun enggan menjelaskan, apakah dalam kasus tersebut Hary Tanoe terlibat atau tidak.
"Siapa yang bilang kasus HT (terlibat). Saya belum pernah mengatakan HT atau siapa, nanti kami dalami," terangnya.
Sebelumnya Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Widyopramono memberi sinyal Hary Tanoe akan diperiksa dalam kasus ini."Kalau yang ujungnya belakangan, kami sisir yang pinggir-pinggirnya dulu," kata dia beberapa waktu lalu di Kejaksaan Agung.
Suara.com - Terkait nominal kerugian negara dari kasus tersebut, katanya, bisa lebih dari Rp10 miliar atau malah bisa kurang."Ya nanti, perkembangan penyidikan bisa bertambah bisa berkurang," tutur Widyo.
Saat ini, katanya, kejaksaan masih melakukan penyelidikan."Nanti tunggu buktinya dulu, lagi dikumpulin alat buktinya, sehingga nanti konklusi dari perkara itu jelas. Biarlah penyidik bekerja dengan tenang, tapi bukan seenaknya, serius tapi pasti," jelasnya.
Ia menegaskan pihak-pihak yang memiliki kaitan dengan permasalahan ini akan diperiksa."Tidak menutup kemungkinan itu disisir semua," tandasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Tokoh, Ini Seputar Indonesia yang 902 Kali Disebut dalam Epstein Files
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri Siti Nurbaya, Terkait Penyidikan Tata Kelola Sawit
-
Jampidsus Geledah Rumah Eks Menteri dan Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Kemenhut
-
Kejagung Klaim Masih Telusuri Aset Jurist Tan di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini
-
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami